Page 481 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 481

Sebagai  contoh  upah  minimum  Kabupaten  Karawang  sebesar  Rp4.798.312,00  dibulatkan
              menjadi Rp4.800.000.
              "Persyaratan lainnya, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang
              ditetapkan pemerintah," kata Ida.

              Menurutnya, bantuan kali ini diutamakan untuk pekerja yang bekerja pada sektor industri barang
              komsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali
              jasa pendidikan dan kesehatan.

              Bantuan juga diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima program kartu prakerja,
              program keluarga harapan, atau program bantuan produktif usaha mikro.

              Mekanisme penyaluran BSU Rp1 juta Adapun terkait dengan mekanisme penyalurannya, BSU
              disalurkan  langsung  ke rekening  bank  penerima  bantuan.  Para  penerima  BSU  yang  memiliki
              mobile banking langsung dapat cek di gadget-nya, atau bisa langsung cek ke ATM dan ke kantor
              cabang Bank Penyalur dengan tetap menjaga protokol Kesehatan.

              Bank Penyalur BSU adalah Bank Milik Negara yang terhimpun dalam HIMBARA yaitu Bank BNI,
              Bank  BRI,  Bank  Mandiri,  dan  Bank  BTN.  Khusus  untuk  penyaluran  dana  bantuan  kepada
              pekerja/buruh penerima bantuan di Provinsi Aceh, menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI).

              "Bagi  penerima  bantuan  yang  belum  memiliki  rekening  di  bank  tersebut,  Kemnaker  akan
              membukakan rekening secara kolektif di Bank HIMBARA dan BSI agar penyaluran dana bantuan
              dapat lebih mudah, efektif dan efisien," kata Menaker Ida.

              Ia menyatakan bahwa BSU pada tahun 2021 sedikit berbeda dengan BSU tahun 2020 lalu.

              Besaran Bantuan subsidi gaji/upah tahun ini adalah sebesar Rp500 ribu /bulan selama dua bulan
              yang  akan  diberikan  sekaligus  sebesar  Rp  1  juta  kepada  pekerja/buruh  yang  memenuhi
              persyaratan.

              Menaker  Ida  juga  menyatakan  bahwa  data  calon  penerima  bantuan  bersumber  dari  data
              kepesertaan  BPJS  Ketenagakerjaan  yang  telah  dilakukan  verifikasi  dan  validasi  oleh  BPJS
              Ketenagakerjaan sesuai kriteria dan persyaratan yang ditentukan oleh Permen Nomor 16 Tahun
              2021.

              Kemudian  data  tersebut  dikirimkan  kepada  Kementerian  Ketenagakerjaan  untuk  lebih  lanjut
              dilakukan penetapan penerima bantuan yang akan dilakukan pencairan.

              "Pemerintah  menggunakan  BPJS  Ketenagakerjaan  sebagai  sumber  data  karena  dinilai  paling
              akurat dan lengkap, sehingga akuntabel dan valid dipergunakan oleh Pemerintah sebagai dasar
              pemberian bantuan subsidi secara cepat dan tepat sasaran," tutur Ida.

              Menurutnya,  data  penerima  bantuan  diambil  dari  data  BPJS  Ketenagakerjaan  dengan  batas
              waktu  pengambilan  data  sampai  dengan  30  Juni  2021,  sehingga  hanya  peserta  yang  telah
              terdaftar pada batas waktu tersebut dan memenuhi persyaratan.***.













                                                           480
   476   477   478   479   480   481   482   483   484   485   486