Page 480 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 480

Ringkasan

              Kementerian  Ketenagakerjaan  menerima  data  calon  penerima  bantuan  pemerintah  berupa
              subsidi gaji/upah (BSU) bagi pekerja/buruh dari BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat, 30 Juli
              2021. Prosesi serah terima data ini sebagai tanda dimulainya program BSU tahun 2021.



              BSU DIMULAI, KEMNAKER TERIMA 1 JUTA DATA CALON PENERIMA BANTUAN
              SUBSIDI GAJI
              Kementerian  Ketenagakerjaan  menerima  data  calon  penerima  bantuan  pemerintah  berupa
              subsidi gaji/upah (BSU) bagi pekerja/buruh dari BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat, 30 Juli
              2021.

              Prosesi serah terima data ini sebagai tanda dimulainya program BSU tahun 2021.

              Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah  menyatakan  pihaknya  menerima  data  dari  BPJS
              Ketenagakerjaan sebanyak 1 juta calon penerima bantuan dari 8,73 juta pekerja/buruh yang
              diproyeksikan akan menerima BSU.

              Untuk jumlah calon penerima tersebut, Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp8,8 Triliun.

              "Nantinya data 1 juta calon penerima BSU tersebut akan dicek dan di-screening oleh Kementerian
              Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data, dan menghindari duplikasi data,"
              ujar Ida, dikutip dari laman Kemnaker .

              Dia meminta kepada seluruh perusahaan yang belum menyerahkan data rekening pekerjanya
              agar segera menyerahkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

              Begitu pula para pekerja/buruh yang memenuhi syarat, tapi belum menyerahkan data nomor
              rekening bank-nya ke perusahaan agar segera menyerahkan ke perusahaan guna memperlancar
              proses pemberian bantuan.

              "Saya  mengimbau  kepada  seluruh  perusahaan  dan  pekerja/buruh  di  seluruh  Indonesia  yang
              belum mendaftar di program BPJS Ketenagakerjaan, segera daftarkan diri kita dan pekerja/buruh
              kita pada program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian
              kita semua dapat terlindungi, terutama di masa-masa sulit seperti saat ini," ucapnya.

              Ia berharap, bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi para pekerja/buruh dan
              juga perusahaan yang sedang mengalami kesulitan di masa pandemi Covid-19 ini.

              "Gunakanlah sebaik-baiknya dana bantuan yang telah diberikan. Patuhi protokol kesehatan, dan
              terus optimis kita pasti bisa melewati masa sulit ini apabila bersama-sama," ucapnya.

              Syarat penerima BSU Rp1 juta tahun 2021 Adapun, pekerja/buruh yang akan mendapat bantuan
              BSU 2021 harus memenuhi seluruh persyaratan yaitu WNI yang dibuktikan dengan NIK dan
              terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan,
              yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan Juni 202.

              Pekerja  yang  berhak  mendapatkan  bantuan  harus  bergaji  paling  banyak  Rp3,5  juta, dengan
              ketentuan  pekerja/buruh  yang  bekerja  di  wilayah  dengan  upah  minimum  provinsi  atau
              kabupaten/kota lebih besar dari Rp3,5 juta.

              Maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar upah minimum provinsi
              atau kabupaten/kota dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

                                                           479
   475   476   477   478   479   480   481   482   483   484   485