Page 475 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 475
Judul Subsidi Gaji Rp 1 Juta Segera Ditransfer, Ini 3 Informasi Terbarunya!
Nama Media detik.com
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5663256/subsidi-gaji-
rp-1-juta-segera-ditransfer-ini-3-informasi-terbarunya
Jurnalis Trio Hamdani
Tanggal 2021-07-30 19:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkirakan total penerimaan bantuan subsidi
gaji /upah ( BSU ) Rp 1 juta ada 8,7 juta pekerja. Program tersebut diatur dalam Peraturan
Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri
Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah
Berupa Subsidi Gaji/upah Bagi Pekerja/buruh Dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease
2019 (COVID-19).
SUBSIDI GAJI RP 1 JUTA SEGERA DITRANSFER, INI 3 INFORMASI TERBARUNYA!
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkirakan total penerimaan bantuan subsidi
gaji /upah ( BSU ) Rp 1 juta ada 8,7 juta pekerja.
Program tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021
tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang
Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/upah Bagi Pekerja/buruh Dalam
Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
Bagaimana progres penyalurannya? Kemnaker telah mengantongi data 1 juta pekerja yang bakal
mendapatkan subsidi gaji Rp 1 juta. Data tersebut diperoleh dari BPJS Ketenagakerjaan.
"Jumlah data yang diserahkan hari ini kita memulai dari 1 juta calon penerima BSU, dari
estimasinya 8,7 juta pekerja akan menerima BSU. Jadi tentu data ini sangat dinamis melihat
sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan," kata Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker) Ida Fauziyah Jumat (30/7/2021).
Data 1 juta calon penerima BSU selanjutnya akan dicek dan diskrining oleh Kementerian
Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data dan menghindari duplikasi data.
Lebih lanjut dijelaskan Ida, variabel yang akan diperiksa adalah kelengkapan data, antara lain
nomor rekening, NIK, kemudian sektornya.
474

