Page 477 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 477

Judul               Kritik Besaran Subsidi Upah Rp 1 Juta, Pengelola Mal Sebut Jumlahnya
                                    Tidak Cukup
                Nama Media          tempo.co
                Newstrend           BLT BPJS Ketenagakerjaan
                Halaman/URL         https://bisnis.tempo.co/read/1489135/kritik-besaran-subsidi-upah-rp-1-
                                    juta-pengelola-mal-sebut-jumlahnya-tidak-cukup
                Jurnalis            Caesar Akbar
                Tanggal             2021-07-30 18:51:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Ketua  Umum  Asosiasi  Pengelola  Pusat  Belanja  Indonesia  (APPBI)  Alphonzus  Widjaja  menilai
              besaran bantuan subsidi upah yang bakal digelontorkan pemerintah terlalu kecil. Pemerintah
              mengalokasikan  besaran  BSU  yang  diberikan  kepada  pekerja  atau  buruh  sebesar  Rp  1  juta
              selama dua bulan diberikan sekaligus melalui transfer bank. Adapun jumlah calon penerima BSU
              diestimasi mencapai kurang lebih 8 juta orang.



              KRITIK BESARAN SUBSIDI UPAH RP 1 JUTA, PENGELOLA MAL SEBUT JUMLAHNYA
              TIDAK CUKUP

              Ketua  Umum  Asosiasi  Pengelola  Pusat  Belanja  Indonesia  (APPBI)  Alphonzus  Widjaja  menilai
              besaran bantuan subsidi upah yang bakal digelontorkan pemerintah terlalu kecil.

              Pemerintah mengalokasikan besaran BSU yang diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp
              1  juta  selama  dua  bulan  diberikan  sekaligus  melalui  transfer  bank.  Adapun  jumlah  calon
              penerima BSU diestimasi mencapai kurang lebih 8 juta orang.

              "Dengan maksimum upah Rp 3,5 juta per bulan, maka kurang lebih hanya 14 persen. Jadi subsidi
              tersebut  rasanya  kurang  mengingat  kondisi-kondisi  saat  ini,"  ujar  Alphonzus  kepada Tempo,
              Kamis, 29 Juli 2021.

              Pengelola pusat perbelanjaan lantas meminta subsidi upah pekerja sebesar 50 persen karena
              defisit usaha sudah terjadi hampir selama 1,5 tahun. Apalagi, ia mengatakan dampak PPKM
              Darurat tidak akan bisa langsung diatasi pada saat PPKM Darurat selesai atau dihentikan.

              "Sudah  hampir  pasti  akan  diperlukan  waktu  tidak  kurang  dari  tiga  bulan  untuk  memulihkan
              dampak PPKM Darurat," ujar Alphonzus.
              Sebelumnya, Menurut Alphonzus, para pengusaha sudah mengalami kondisi yang lebih berat
              saat memasuki tahun 2021, berbeda dengan situasi tahun 2020. "Meskipun tahun 2020 yang


                                                           476
   472   473   474   475   476   477   478   479   480   481   482