Page 604 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 604

"BPJS  Ketenagakerjaan  semaksimal  mungkin  berupaya  agar  kriteria  yang  ditetapkan  dapat
              terpenuhi dan mengimbau para pemberi kerja untuk memastikan datanya ter- update dengan
              baik agar penyaluran dapat dilakukan sesuai dengan harapan," ujar Anggoro dalam konferensi
              pers pada Jumat (30/7/2021).

              Menaker  Ida  Fauziyah  menambahkan  penyerahan  data  tersebut  memulai  tahap  awal  proses
              penyaluran  subsidi  upah.  Setelah  menerima  1  juta  data  pekerja  tersebut,  Kemenaker  akan
              melakukan screening untuk memastikan kesesuaian format serta menghindari adanya duplikasi
              data.

              "Kemudian,  Kemenaker  juga  melakukan  pemadanan  data  penerima  subsidi  upah  dengan
              penerima bantuan pemerintah lainnya," ujar Ida.

              Selanjutnya, dia juga meminta perusahaan yang belum menyerahkan rekening pekerja untuk
              segera  melakukan penyerahan  kepada  BPJS  Ketenagakerjaan.  Selain  itu,  pekerja  diharapkan
              segera menyerahkan nomor rekening kepada perusahaan.
              Bantuan subsidi upah akan disalurkan langsung ke rekening penerima bantuan melalui bank
              Himbara. Khusus pekerja di Provinsi Aceh subisidi upah akan disalurkan melalui Bank Syariah
              Indonesia (BSI). Bagi penerima yang belum punya rekening di bank, Kemenaker akan membukan
              rekening secara kolektif di bank Himbara dan BSI.
              Adapun, total data pekerja yang akan diserahkan ke Kemenaker diestimasi mencapai 8,7 juta.
              Bantuan subsidi upah diberikan dalam bentuk uang senilai Rp500.000 per bulan selama 2 bulan
              yang dibayarkan sekaligus.

              Pemerintah  mengutamakan  pekerja  di  sektor  usaha  industri  barang  konsumsi,  transportasi,
              aneka  industri,  properti  dan  real  estate,  perdagangan  dan  jasa  kecuali  jasa  pendidikan  dan
              kesehatan, sesuai dengan klasifikasi data sektoral di BPJS Ketenagakerjaan.








































                                                           603
   599   600   601   602   603   604   605   606   607   608   609