Page 661 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 661

"Kami  saat  ini  baru  menyelesaikan  regulasi.  Kemudian  revisi  DIPA  dengan  dirjen  anggaran.
              Semoga bisa kami segerakan," katanya.
              Tidak semua pekerja bakal menerima subsidi haji.

              Pekerja  yang  mendapat  subsidi  adalah  pekerja  yang  memenuhi  sejumlah  persyaratan
              sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 tentang
              Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman
              Pemberian  Bantuan  Pemerintah  Berupa  Subsidi  Gaji/Upah  bagi  Pekerja/Buruh  dalam
              Penanganan Dampak Covid-19.

              Merujuk  aturan  itu,  berikut  syarat  penerima  subsidi  gaji:  1.  WNI  yang  dibuktikan  dengan
              kepemilkan NIK; 2. Peserta aktif program BPJS Ketenagakerjaan sampai bulan Juni 2021; 3.
              Memiliki gaji/upah paling banyak Rp 3,5 juta; 4. Bekerja di wilayah pemberlakuan PPKM Level 3
              dan 4 sebagaimana yang ditetapan oleh pemerintah; 5. Diutamakan bekerja pada sektor usaha
              industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan
              dan  jasa,  kecuali  jasa  pendidikan  dan  kesehatan,  sesuai  klasifiksi  data  sektoral  di  BPJS
              Kesehatan.

              Terkait poin 3, apabila pekerja bekerja di wilayah dengan UMK lebih besar dari Rp 3,5 juta makan
              persyaratan gaji/upah untuk bisa menerima subsidi gaji menjadi paling banyak sebesar UMK
              yang dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

              Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Lantas, apakah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
              mu masih aktif? Terdapat sejumlah pilihan untuk cek daftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
              mu.

              Berikut pilihannya: 1. Via aplikasi BPJSTKU Mobile Peserta harus mengunduh aplikasi BPJSTKU
              Mobile di Android, iOS, dan BlackBerry.

              Setelah mengunduh, peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan
              PIN.

              Daftar melalui email yang aktif.

              Syarat  registrasi  di  aplikasi  BPJSTKU  Mobile  antara  lain  Nomor  KPJ  (ada  di  kartu  BPJS
              Ketenagakerjaan ), NIK e-KTP, dan tanggal lahir, serta nama.

              Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengetahui status kepesertaan BPJAMSOSTEK.

              Kemudian pilih di "Kartu Digital".

              Setelah muncul tampilan kartu digital BPJS Ketenagakerjaan, klik di tampilan tersebut, bagian
              bawah akan terlihat status kepesertaan BPJS TK (aktif/tidak aktif).

              Di tampilan ini juga akan terlihat nomor rekening kamu apakah sudah terdaftar atau belum di
              BPJamsostek.

              Kamu juga bisa mengecek apakah nomor rekeningmu sudah benar atau belum.

              2.  Via  website  Cara  cek  status  kepesertaan  dan  saldo  bisa  dilakukan  melalui  laman
              https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/  Apabila  belum  terdaftar  di  laman  tersebut,  bisa
              melakukan registrasi dengan cara: a. Masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/; b. Pilih
              menu registrasi; c. Isi formulir sesuai data: - Nomor KPJ Aktif; - Nama; - Tanggal lahir; - Nomor
              e-KTP; - Nama ibu kandung; - Nomor ponsel dan email.



                                                           660
   656   657   658   659   660   661   662   663   664   665   666