Page 658 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 658
Judul Siap-siap! Bantuan Subsidi Gaji Bakal Masuk Rekening 1 Juta Pekerja
Nama Media detik.com
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5663062/siap-siap-
bantuan-subsidi-gaji-bakal-masuk-rekening-1-juta-pekerja
Jurnalis Trio Hamdani
Tanggal 2021-07-30 14:42:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengantongi data 1 juta pekerja yang bakal
mendapatkan bantuan subsidi upah/gaji ( BSU ) Rp 1 juta. Data tersebut diperoleh dari BPJS
Ketenagakerjaan. Sementara perkiraannya ada 8,7 juta peserta yang akan mendapatkan BSU.
"Jumlah data yang diserahkan hari ini kita memulai dari 1 juta calon penerima BSU, dari
estimasinya 8,7 juta pekerja akan menerima BSU. Jadi tentu data ini sangat dinamis melihat
sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan," kata Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker) Ida Fauziyah Jumat (30/7/2021).
SIAP-SIAP! BANTUAN SUBSIDI GAJI BAKAL MASUK REKENING 1 JUTA PEKERJA
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengantongi data 1 juta pekerja yang bakal
mendapatkan bantuan subsidi upah/gaji ( BSU ) Rp 1 juta. Data tersebut diperoleh dari BPJS
Ketenagakerjaan. Sementara perkiraannya ada 8,7 juta peserta yang akan mendapatkan BSU.
"Jumlah data yang diserahkan hari ini kita memulai dari 1 juta calon penerima BSU, dari
estimasinya 8,7 juta pekerja akan menerima BSU. Jadi tentu data ini sangat dinamis melihat
sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan," kata Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker) Ida Fauziyah Jumat (30/7/2021).
Aturan yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 tentang
Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman
Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/upah Bagi Pekerja/buruh Dalam
Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
"Data 1 juta calon penerima BSU selanjutnya akan dicek, diskrining oleh Kementerian
Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data dan menghindari duplikasi data,"
tuturnya.
Lebih lanjut dijelaskan Ida, variabel yang akan diperiksa adalah kelengkapan data, antara lain
nomor rekening, NIK, kemudian sektornya.
657

