Page 367 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 367

Judul               Karyawan Positif Korona, Pemprov DKI Tutup 44 Perusahaan
                Nama Media          mediaindonesia.com
                Newstrend           Penutupan Perusahaan Karena Covid-19
                Halaman/URL         https://mediaindonesia.com/read/detail/335520-karyawan-positif-
                                    korona-pemprov-dki-tutup-44-perusahaan
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2020-08-10 18:52:39
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PPK & K3
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif

              Ringkasan

              Dari data yang dilaporkan, perkantoran yang paling banyak ditutup berada di Jakarta Timur dan
              Selatan  dengan  13  perusahaan.  Lalu  ada  12  perusahaan  di  Jakarta  Pusat,  3  Perusahaan  di
              Jakarta Barat dan 3 Perusahaan di Jakarta Utara.

              Selain  itu,  Disnaker  DKI  juga  menutup  tujuh  perkantoran  yang  didapati  melanggar  protokol
              kesehatan.



              KARYAWAN POSITIF KORONA, PEMPROV DKI TUTUP 44 PERUSAHAAN

              SEBANYAK 44 perkantoran ditutup lantaran ada karyawannya yag terpapar covid-19.

              Angka itu bertambah dari sehari sebelumnya pada (9/8) ada 34 perusahaan yang ditutup.

              "Ada  44  perkantoran  yang  ditutup  karena  covid-19,"  kata  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja,
              Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah kepada Media Indonesia, Jakarta, Senin
              (10/8).

              Dari data yang dilaporkan, perkantoran yang paling banyak ditutup berada di Jakarta Timur dan
              Selatan  dengan  13  perusahaan.  Lalu  ada  12  perusahaan  di  Jakarta  Pusat,  3  Perusahaan  di
              Jakarta Barat dan 3 Perusahaan di Jakarta Utara.

              Selain  itu,  Disnaker  DKI  juga  menutup  tujuh  perkantoran  yang  didapati  melanggar  protokol
              kesehatan.

              "Pada umumnya pelanggaran yang dilakukan perkantoran adalah tidak melakukan pembatasan
              karyawan. Jadi, dia memperkerjakan karyawan di atas 50%," jelas Andri.

              Untuk data terbanyak perusahaan yang melanggar protokol kesehatan berada di Jakarta Selatan
              dengan 4 kantor. Lalu di Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Timur masing-masing satu
              perkantoran.

              Andri tidak mengunggah nama-nama perusahaan mana saja yang melanggar aturan tersebut.




                                                           366
   362   363   364   365   366   367   368   369   370   371   372