Page 370 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 370
"Apakah ini akan memperbesar gap antara yang dapat dan tidak? Menurut kami akan
memperkecil, karena hampir semua segmen diberikan, sudah tersentuh oleh program bantuan
dari pemerintah yang lain. Segmen ini belum tersentuh sehingga secara spesifik ini yang kami
berikan,"ujar dia pada akhir pekan.
MENKEU BUKA ALASAN BLT PEKERJA GAJI RP5 JUTA VIA BP JAMSOSTEK
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah sengaja
memberikan bantuan langsung tunai ( BLT ) bergaji di bawah Rp5 juta kepada pekerja yang
terdaftar di BP Jamsostek . Pasalnya, jika tidak menggunakan data program jaminan
ketenakerjaan, ia menilai akan timbul kekisruhan pada pelaksanaan.
Sri Mulyani menjelaskan data tenaga kerja BP Jamsostek sudah lengkap. Data yang dimaksud
adalah nama, alamat, dan nama perusahaan tempat orang itu bekerja.
Data-data itulah yang diperlukan pemerintah dalam menyalurkan bantuan. Dengan demikian,
pemerintah tak perlu lagi repot untuk mencari data calon penerima bantuan dalam melakukan
verifikasi.
"Kalau kami tidak punya nama dan alamat ini, ya akan sulit bagi pemerintah untuk bantu mereka
dan pasti akan banyak terjadi kekisruhan. Jadi kami akan terus melakukan apa yang disebut
registrasi dan tetap berpegang pada institusi yang selama ini sudah memiliki datanya," papar Sri
Mulyani dalam video conference , Senin (10/8).
Saat ini, Sri Mulyani bilang pemerintah masih terus mengumpulkan data pekerja yang masuk
target penerima bantuan dari pemerintah. Menurutnya, sudah ada 208 ribu nomor rekening yang
terkumpul untuk mendapatkan BLT.
"Di BPJS Ketenagakerjaan sampai minggu kemarin setiap kantor wilayah BPJS Ketenagakerjaan
sudah mendaftarkan mereka yang pendapatannya di bawah Rp5 juta dengan memiliki nomor
account ," terang Sri Mulyani.
Kendati begitu, Sri Mulyani mengatakan bukan berarti pemerintah diam saja dengan pekerja
yang terdampak pandemi virus corona tapi tak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
Ia berharap program bantuan sosial (bansos) yang sudah lebih dulu dikucurkan dapat
menjangkau mereka yang tak masuk dalam BPJS Ketenagakerjaan.
"Kami berharap yang sekarang sudah diberikan melalui bansos yaitu program keluarga harapan
(PKH), sembako, non PKH sembako, dan BLT dana desa itu semua sudah meng- cover karena
jumlah manfaatnya sama, yaitu Rp600 ribu kali 4," ungkap Sri Mulyani.
Hal senada juga sempat diungkapkan oleh Wakil Menteri BUMN I merangkap Ketua Satuan Tugas
Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin.
Ia bilang bantuan yang diberikan kepada pekerja bergaji di bawah Rp5 juta tidak akan
memperbesar gap atawa kesenjangan antara masyarakat yang dapat bantuan dan tidak.
"Apakah (bantuan) ini akan memperbesar antara yang dapat dan tidak, menurut kami, justru
akan memperkecil karena hampir semua segmen sudah diberikan," kata Budi.
Budi bilang mayoritas kelompok masyarakat sudah diberikan bantuan oleh pemerintah. Misalnya,
untuk mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dapat mengikuti program kartu
pra kerja.
369

