Page 680 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 680

Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan.

              "(Bantuan) akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga
              tidak akan terjadi penyalahgunaan," ujar Erick Tohir.

              Dalam sekali  pencairan  , para pekerja akan mendapat Rp 1,2 juta untuk dua bulan sekaligus.

              Sehingga total mereka akan mendapat  bantuan  Rp 2,4 juta.

              Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan tengah mengumpulkan nomor rekening calon penerima  bantuan
              .

              Bantuan tersebut nantinya akan dikirimkan langsung ke nomor rekening yang terdaftar di BPJS
              Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).

              Deputi  Direktur  Bidang  Hubungan  Masyarakat  dan  Antar  Lembaga  BPJS  Ketenagakerjaan,
              Irvansyah Utoh Banja berharap perusahaan dan para tenaga kerja aktif menyampaikan nomor
              rekeningnya.
              "Diharapkan  pemberi  kerja  (perusahaan)  dan  tenaga  kerja  ikut  proaktif  menyampaikan  data
              nomor rekening dimaksud sesuai skema dan kriteria pemerintah," kata Utoh, Minggu (9/8/2020)
              seperti dikutip dari Kontan.

              Utoh menyampaikan BPJS Ketenagakerjaan berusaha menyelesaikan pengumpulan data nomor
              rekening tersebut sebelum September.

              5. Cair Bulan September  Rencananya, program  bantuan  ini akan dijalankan pada September
              2020.

              Masih kata Erick Thohir, tujuan pemerintah menggelontorkan  bantuan  gaji tambahan ini untuk
              mendorong konsumsi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
              "Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi," kata
              Erick, dikutip dari Kompas.com.

              Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, rencana pemberian  bantuan  ini merupakan salah
              satu agenda dalam rangka penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN).

              (Tribunnews.com/Sri Juliati, Kompas.com/Ihsanuddin/Muhammad Idris).



























                                                           679
   675   676   677   678   679   680   681   682   683   684   685