Page 722 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 722
"Harapannya ini akan meningkatkan kemampuan konsumsi masyarakat. Gunakan uang itu untuk
belanjakan untuk membeli produkdalam negeri hasil UMKM kita," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto
mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data nomor rekening calon penerima
bantuan yang memenuhi kriteria. Ini dilakukan melalui kantor cabang di seluruh Indonesia.
"BPJS Ketenagakerjaan butuh waktu men- collect nomor rekening para pekerja. Diharapkan
perusahaan dan tenaga kerja ikut proaktif menyampaikan data nomor rekening dimaksud sesuai
skema dan kriteria pemerintah," kata Agus.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, sekarang lebih sering disebut BP
Jamsostek, telah menerima sekitar 700 ribu rekening pekerja formal yang masuk kategori upah
di bawah Rp5 juta per bulan pada Senin 10 Agustus 2020.
Menurut Agus Susanto, jumlah tersebut akan bertambah karena pihaknya bekerja cepat untuk
mengumpulkan data terkait dengan kebijakan subsidi upah yang akan dijalankan oleh
pemerintah.
"Mungkin, sampai hari ini bisa terkumpul 1 juta rekening. Kami mengimbau kerja samanya dari
HRD perusahaan-perusahaan," ujar Agus.
Dalam kesempatan itu, Menaker Ida menegaskan bahwa bantuan langsung tunai (BLT) Rp600
ribu per bulan selama empat bulan akan langsung dikirim ke rekening pekerja yang menerima
bantuan tersebut.
"Langsung dikirim ke rekening penerima. Jadi tidak mampir-mampir dulu...!" ujar Menaker.
Pemerintah menjanjikan pencairan BLT untuk pekerja formal dengan besaran Rp600 ribu per
bulan selama empat bulan itu berlangsung mulai September 2020. Pekerja formal yang berhak
menerima BLT dengan besaran Rp600 ribu per bulan selama empat bulan mesti tercatat sebagai
peserta di BPJS Ketenagakerjaan, sekarang lebih dikenal dengan BP Jamsostek, dengan iuran
per bulan Rp150 ribu atau dengan gaji di bawah Rp 5 juta.
Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan terkait dengan kebijakan BLT untuk
pekerja formal dengan besaran Rp600 ribu per bulan selama empat bulan itu yakni: Pertama
: pastikan diri kalian tercatat sebagai peserta di BP Jamsostek dengan mengecek ke bagian SDM
di perusahaan.Tentu dengan ketentuan iuran per bulannya Rp150 ribu. Kalau di atas itu, kalian
tidak berhak mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk pekerja formal dengan besaran
Rp600 ribu per bulan selama empat bulan.
Kalau memang tidak ingat secara pasti, cek juga berapa upah yang kalian terima per bulan.
Kalau di atas Rp5 juta per bulan, kalian juga tidak berhak mendapatkan BLT untuk pekerja formal
dengan besaran Rp600 ribu per bulan selama empat bulan dari pemerintah tersebut. Ayojakarta
belum mendapatkan informasi pasti tentang ukuran apa yang dipakai sebagai patokan; apakah
gaji pokok per bulan atau take home pay yang diterima pekerja selama sebulan.
Kedua : kalian harus memiliki rekening pribadi di bank yang masih aktif. Pasalnya, BLT untuk
pekerja formal dengan besaran Rp600 ribu per bulan selama empat bulan itu, pencairannya
dengan cara langsung dikirim ke rekening penerima.
Ketiga , setelah itu BPJS Ketenagakerjaan akan mengumpulkan nomor rekening peserta yang
memenuhi kriteria penerima BLT untuk pekerja formal dengan besaran Rp600 ribu per bulan
selama empat bulan melalui kantor cabang di seluruh Indonesia.
721

