Page 725 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 725
Ringkasan
Menyongsong era adaptasi kebiasaan baru, Kementerian Ketenagakerjaan meninjau penerapan
protokol kesehatan Covid-19 di sejumlah perusahaan/industri. Kali ini, Tim Ditjen Binwasnaker
dan K3 Kemnaker meninjau kesiapan penerapan protokol kesehatan di gedung perkantoran bank
swasta nasional yang berada di kawasan Grand Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin
(10/8/2020).
PASTIKAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN, KEMNAKER INSPEKSI
PERUSAHAAN PERBANKAN
Jakarta - Menyongsong era adaptasi kebiasaan baru, Kementerian Ketenagakerjaan meninjau
penerapan protokol kesehatan Covid-19 di sejumlah perusahaan/industri. Kali ini, Tim Ditjen
Binwasnaker dan K3 Kemnaker meninjau kesiapan penerapan protokol kesehatan di gedung
perkantoran bank swasta nasional yang berada di kawasan Grand Indonesia, Jalan MH Thamrin,
Jakarta, Senin (10/8/2020).
Peninjauan ini dihadiri langsung Plt. Dirjen Binwasnaker dan K3, M. Iswandi Hari, dengan
didampingi Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PNK3) Kemnaker,
Ghazmahadi; Sesditjen Binwasnaker dan K3, Hery Setianto; dan Kabid Pengawasan
Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Khadik Triyanto.
Dalam kesempatan ini, tim berkeliling meninjau pelayanan perbankan, self assesment bagi tamu,
lantai tenant, operasional, hingga kantin.
Plt. Dirjen Binwasnaker dan K3, Iswandi Hari, mengapresiasi perusahaan perbankan swasta
nasional yang telah menerapkan protokol kesehatan melalui sistem transportasi vertikal, yakni
dengan physical distancing dan Self Assessment System bagi tamu atau pengunjung.
"Setiap pengunjung yang masuk ruangan ini, harus mengisi self assesment. Kalau diisi dengan
baik, akan ketahuan tamu yang masuk kategori kuning, hijau, dan merah. Kalau merah tidak
boleh masuk, karena ada sesuatu. Kategori kuning dan hijau boleh masuk," ujar Iswandi Hari.
Setelah berkeliling dan mengecek area perkantoran, Iswandi Hari menilai kantor bank swasta
nasional tersebut telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Diantaranya cuci tangan
menggunakan hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker dan pemberiaan
tanda pengunjung sebelum masuk ke dalam perkantoran.
"Bahkan karyawan masuk hanya 30 persen yang telah di-shifting. Tadi juga lihat di self customer
service, setiap ada pengunjung selesai, langsung didisinfektan. Mudah-mudahan ini menjadi
contoh bagi perkantoran lain sehingga jika gerakan ini dipraktekkan, memutus mata rantai Covid-
19 bisa berhasil," katanya.
Iswandi Hari berharap, seluruh perusahaan yang memiliki jumlah karyawan dalam jumlah besar
dapat mengaplikasikan protokol kesehatan dengan baik. "Jika digerakkan semua, mampu
memutus mata rantai Covid-19," ujarnya.
Sementara Direktur PNK3, Ghazmahadi, menambahkan, tujuan peninjauan ini untuk memastikan
penerapan protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi pekerja dan pengusaha di
tempat kerja. "Kami ingin memastikan tenaga kerja melaksanakan protokol pencegahan
kesehatan bagi dia sendiri dan melihat apakah perusahaan itu sudah menerapkan atau belum
protokol pencegahan pengendalian Covid-19," katanya.
724

