Page 624 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 624
Judul Menaker ajak serikat pekerja berdiskusi menyusun aturan turunan UU
Cipta Kerja
Nama Media kontan.co.id
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://nasional.kontan.co.id/news/menaker-ajak-serikat-pekerja-
berdiskusi-menyusun-aturan-turunan-uu-cipta-kerja
Jurnalis Abdul Basith Bardan
Tanggal 2020-10-06 20:44:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kita mengajak kembali duduk bersama
mengatur lebih detil turunan UU Cipta Kerja
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Aspirasi sudah kami akomodasi yang menjadi
tuntutan dari buruh, sudah kami akomodasi. Buruh turun ke jalan menjadi tidak relevan
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengajak serikat pekerja duduk bersama membahas
aturan turunan Undang Undang (UU) Cipta Kerja.
Sebelumnya UU Cipta Kerja telah disahkan kemarin (5/10). Oleh karena itu perlu segera disusun
aturan turunan yang mengatur secara lebih detil. "Kita mengajak kembali duduk bersama
mengatur lebih detil turunan UU Cipta Kerja," ujar Ida kepada wartawan, Selasa
(6/10).Sebelumnya Ida juga menyampaikan telah mengajak pelaku usaha dan serikat pekerja
berdiskusi terkait Rancangan UU Cipta Kerja. Masukan dalam diskusi tersebut pun diakui telah
dimasukkan dalam UU Cipta Kerja.Asal tahu saja, saat ini serikat pekerja masih melakukan
penolakan terhadap UU Cipta Kerja. Sejumlah pekerja melakukan aksi mogok kerja terkait
tuntutan tersebut.
MENAKER AJAK SERIKAT PEKERJA BERDISKUSI MENYUSUN ATURAN TURUNAN UU
CIPTA KERJA
JAKARTA. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengajak serikat pekerja duduk bersama
membahas aturan turunan Undang Undang (UU) Cipta Kerja.
Sebelumnya UU Cipta Kerja telah disahkan kemarin (5/10). Oleh karena itu perlu segera disusun
aturan turunan yang mengatur secara lebih detil. "Kita mengajak kembali duduk bersama
mengatur lebih detil turunan UU Cipta Kerja," ujar Ida kepada wartawan, Selasa
623

