Page 670 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 670
Pada puncaknya, jutaan buruh ini bakal merangsek masuk DKI Jakarta untuk berunjuk rasa
besar-besaran di depan Gedung RI.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menegaskan, mogok nasional
ini dilakukan sesuai dengan UU 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di
Muka Umum dan UU 21 tahun 2000 tentang Serikat Buruh.
Unjuk rasa buruh tolak omnibus law di Cikarang. Sementara itu, gelombang penolakan UU Cipta
Kerja di Kabupaten Bekasi makin masif. Aksi yang diimbau untuk tidak digelar berkerumun,
tanpa menjaga jarak, sulit dihindarkan. Di masa pandemi Covid-19 masih terpantau buruh -
buruh berdesakan di jalanan, menyerukan tuntutan mereka.
Sebagian besar tampak mengenakan masker.
BURUH berunjuk rasa menolak pengesahan UU Cipta Kerja di masing-masing perusahaan di
Kawasan MM2100 Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa, 6 Oktober 2020.Pikiran-
rakyat.com/ Tommi Andryandy Selain menggelar mogok kerja di perusahaan masing-masing,
ribuan buruh pun menggelar konvoi keliling kawasan dengan menyuarakan penolakan UU
Cipta Kerja .
Ratusan buruh lainnya pun berorasi di Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat.
Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin SPSI Bekasi, Warnandi Rakasiwi
menyatakan, ada sedikitnya 65 Pimpinan Unit Kerja yang menggelar mogok massal. Mogok
dilakukan mulai pukul 6 pagi hingga 6 sore.
"Ini baru sektor kami saja, logam, elektronik dan mesin. Masih banyak sektor lainnya yang juga
sepakat mogok," ucap dia.
Warnandi membenarkan aksi kali ini lebih besar dari sebelumnya karena ada kesepakatan dari
seluruh federasi untuk berunjuk rasa.
"Setelah kemarin banyak yang dihadang kali ini sepakat demo semua. Demo di perusahaannya
masing-masing kemudian nanti tanggal 8 adalah puncaknya. Kami semua berangkat ke RI," ucap
dia.
669

