Page 178 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 178

CORE: TINGKAT PENGANGGURAN USIA MUDA INDONESIA TERTINGGI DI ASEAN

              Laporan  Wartawan  Tribunnews.com,  Reynas  Abdila,  JAKARTA  -  Direktur  Eksekutif  CORE
              Indonesia Mohammad Faisal mengatakan tingkat pengangguran usia muda di Indonesia menjadi
              yang tertinggi di ASEAN.

              Dalam tabel yang dipaparkan, Indonesia berkontribusi 25 persen dalam angka pengangguran di
              ASEAN, sisanya Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam, Thailand hanya di kisaran 10-15 persen.

              "Ini kaitannya bagaimana penciptaan lapangan pekerjaan yang menyasar penduduk usia muda,"
              terang Faisal dalam webinar, Senin (3/5/2021).

              Menurutnya, di masa pandemi lonjakan pengangguran terjadi di kalangan yang terdidik.

              "Artinya asumsi makin tinggi pendidikannya semakin kecil potensi pengangguran. Tetapi di sini
              tidak. Pandemi membuat banyak orang-orang berpendidikan tinggi menjadi menganggur. Ini
              berarti ada masalah dalam hal penciptaan lapangan kerja," tuturnya.

              Demikian juga bila dibandingkan dengan tingkat kemiskinan yang masih lebih kecil disandingkan
              angka pengangguran.

              Menurut  Faisal,  hal  ini  karena  banyaknya  bantuan  sosial  atau  bantuan  langsug  tunai  yang
              disalurkan oleh pemerintah.
              Padahal  melihat  kondisi  ini,  lanjut  dia,  akan  lebih  efektif  pemerintah  menyediakan  lapangan
              pekerjaan daripada berbagai program bantuan.

              "Jadi seharusnya pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan yang bisa menyerap orang-orang
              dengan gelar pendidikan tinggi," imbuh dia.

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkap ada 29,12 juta tenaga kerja di
              tanah air yang terdampak pandemi Covid-19.

              "Pandemi ini dampaknya sudah sangat luar biasa, terutama di sektor ketenagakerjaan. Data BPS
              terdapat 29,12 juta penduduk usia kerja terdampak pandemi," ujar Ida.

              Dari 29,12 juta tenaga kerja yang terdampak pandemi, Ida menuturkan 2,56 juta diantaranya
              'terpaksa' menjadi pengangguran imbas dari pandemi.

              "Ada juga 760.000 orang bukan angkatan kerja juga turut terdampak. Kemudian 1,77 juta orang
              terpaksa tidak bekerja untuk sementara akibat berbagai pembatasan karena corona," kata dia.























                                                           177
   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183