Page 300 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 300

Judul               Perusahaan Wajib Bayar THR Satu Kali Gaji
                Nama Media          Lombok Post
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         Pg14
                Jurnalis            r8
                Tanggal             2021-05-03 10:02:00
                Ukuran              199x49mmk
                Warna               Hitam/Putih
                AD Value            Rp 7.960.000

                News Value          Rp 23.880.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Ringkasan
              Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bima telah bersurat ke sejumlah perusahaan. Disnaker
              menekankan  agar  perusahaan  wajib  membayar  THR  secara  penuh  dan  tepat  waktu.  "Surat
              sudah dikirim sejak Selasa kemarin. Setiap perusahaan wajib memberikan THR pada karyawan
              sebesar  satu  kali  gaji,"  jelas  Kepala  Disnaker  H.  Tafsir,  kemarin  (2/5).  Sebagian  besar
              perusahaan di Kota Bima saat ini menggaji karyawan dengan angka bervariasi. Mulai dari Rp 1
              juta hingga 1,5 juta. Padahal, seharusnya gaji karyawan, sesuai Upah Minimun Kota (UMK) Bima
              yakni, Rp 2.250.000.



              PERUSAHAAN WAJIB BAYAR THR SATU KALI GAJI

              Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bima telah bersurat ke sejumlah perusahaan. Disnaker
              menekankan  agar  perusahaan  wajib  membayar  THR  secara  penuh  dan  tepat  waktu.  "Surat
              sudah dikirim sejak Selasa kemarin. Setiap perusahaan wajib memberikan THR pada karyawan
              sebesar satu kali gaji," jelas Kepala Disnaker H. Tafsir, kemarin (2/5).

              Sebagian besar perusahaan di Kota Bima saat ini menggaji karyawan dengan angka bervariasi.
              Mulai dari Rp 1 juta hingga 1,5 juta. Padahal, seharusnya gaji karyawan, sesuai Upah Minimun
              Kota (UMK) Bima yakni, Rp 2.250.000.

              "Soal UMK ini, sudah sering kita sampaikan. Karena itu sudah jadi ketentuan, perusahaan harus
              menggaji karyawan sesuai UMK," bebernya.

              Namun, sambung dia, banyak perusahaan di Kota Bima yang tidak mampu menerapkan aturan
              penggajian tersebut. Apalagi, bagi perusahan menengah ke bawah seperti Usaha Mikro Kecil dan
              Menengah (UMKM), toko dan lain-lain, omzetnya makin menurun akibat Pandemi. "Kalau omzet
              mereka rendah, kami tidak bisa memaksa untuk menggaji karyawan sesuai UMK," tuturnya.

              Terlebih Disnaker, kata dia, kewenangannya hanya sebatas pembinaan, bukan pemberi sanksi.
              Apalagi memaksa perusahaan untuk menggaji karyawan sesuai UMK. Karena fungsi pengawasan
              itu tanggung jawab Disnaker Provinsi NTB, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014. (cr-jul/r8)



                                                           299
   295   296   297   298   299   300   301   302   303   304   305