Page 349 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 349

Narasumber perwakilan dari APINDO Kabupaten Serang, Roni, mengatakan, pandemi Covid-19
              bukan hanya dialami oleh Kabupaten Serang dan bukan hanya dialami oleh Indonesia. Akan
              tetapi, sudah dialami oleh Dunia.

              "Banyak pemilik perusahaan, juga menjadi pekerja diperusa-haannya karena pandemi ini. Mari
              kita  lihat,  pandemi  Covid-19  ternyata  wabah  yang  mendunia.  Ada  juga  wabah  yang  belum
              selesai, salah satu contohnya HIV AIDS" ujar Roni.

              Dari pandemi ini kata Roni, perusahaan terdampak 30 sampai 40 persen penurunan keuntungan.
              Meskipun ada beberapa perusahaan, yang mendapatkan juga keuntungan karena pande-mi ini.
              "Kami tahu, banyak perusahaan yang mengalami kerugian akibat pandemi Covid-19. Sehingga,
              perlu ada terobosan-terobosan dari pemerintah sebagai pembuat regulasi, yang berhubungan
              dengan masyarakat" ungkap Roni.

              Roni juga menambahkan, dengan adanya pandemi Co-vid-19, semua harus cepat merubah pola
              kerja dari jarak jauh, dan menyesuaikan dengan pandemi ini. "Menurut saya pandemi Covid-19
              ini merupakan Golden Time, dimana kita harus mengevaluasi pengetahuan kita dan kecepatan
              kita untuk menyesuaikan diri dengan keadaan. Sebaik-baiknya manusia, adalah manusia yang
              bisa bermanfaat bagi orang lain" ujarnya.

              Lain halnya dengan narasumber dari Disnakertrans Kabupaten Serang, yang lebih menyoroti
              tentang kondisi beberapa perusahaan yang mengalami kebangkrutan. Ada 9 perusahaan yang
              mengalami kebangkrutan, akibat pandemi Covid-19.

              "Diantaranya, PT. Transform-er Indonesia, PT. DSG Surya Mas, PT. Indo Blok, PT. Roda Mas
              Baja Intan, PT. Master Plastindo, PT. Bees Footwear, PT. Frans Putra-tex, PT. Grasindo Prima
              Sukses dan PT. Sakura Nusantara," kata Diana, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Serang.

              Akibat  dari  bangkrutnya  perusahaan  tersebut,  kata  Diana,  Tenaga  Kerja  ter-PHK,  dari
              perusahaan yang tutup berjumlah 2.771 orang. Tenaga Kerja Ter-PHK, berjumlah 8.400 orang.
              Tenaga Kerja dirumahkan, berjumlah 1.214 orang. Mekanisme Pemutusan hubungan pekerjaan
              dibagi menjadi 3 bagian yaitu, pencegahan, pemberitahuan dan penyelesaian perselisihan.

              "Sesuai Surat Edaran Menaker Nomor : M/6/HK.04/IV/2021 Perusahaan tetap wajib memberikan
              THR Keagamaan kepada pekerja paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Keagamaan, Kecuali
              untuk perusahaan yang dinyatakan tidak mampu memberikan THR," ungkap Diana.

              Ditambahkannya, banyak cara yang bisa dilakukan oleh perusahaan, untuk memutus hubungan
              kerja,  kita  semua  mengetahuinya.  Oleh  karena  itu,  rekan-rekan  buruh  harus  berkomunikasi
              intens  dengan  perusahaan.  "Cobalah  untuk  tidak  tertutup,  dan  tidak  ditutup-tutupi.  Karena
              dengan  Informasi  yang  saling  keterbukaan,  akan  menciptakan  hubungan  yang  harmonis,"
              tuturnya.

              Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum mengucapkan terima kasih, karena
              telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan beberapa kalimat dan kata dalam kegiatan
              peringatan May Day ini.

              "Kita sama-sama mengetahui, Indonesia adalah negara hukum. Hukum merupakan suatu aturan
              yang mengikat, untuk memberikan keadilan dan kenyamanan untuk setiap orang. Terlepas dari
              peresmian UU Cipta Kerja yang telah disahkan secara Nasional," kata Bahrul Ulum.

              Pria yang akan disapa Ulum ini menyatakan, pandemi Co-vid-19 yang terdampak pada dunia, ini
              terpengaruh terhadap buruh dalam negara kita. Namun, Alhamdulillah saat ini trend pandemi
              Covid-19 di Kabupaten Serang telah menurun, dan masyarakat sudah paham dengan aturan
              protokol kesehatan yang disampaikan oleh pemerintah.


                                                           348
   344   345   346   347   348   349   350   351   352   353   354