Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 55

BP JAMSOSTEK SERAHKAN 1 JUTA DATA CALON PENERIMA BSU

              Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan menyerahkan 1 juta data pesertanya ke
              Kementerian Ketenagakerjaan untuk keperluan pencairan Bantuan Sosial Upah. BSU tahun ini
              menyasar 8,7 juta pekerja terdampak pandemi Covid-19 sebagai penerimanya.

              "Data kami serahkan secara bertahap ke Kementerian Ketenagakerjaan sebagai pelaksana teknis
              BSU. Ini untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sehingga tidak terjadi kesalahan
              distribusi BSU," kata Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo, Senin 2 Agustus 2021.

              Anggoro menargetkan, penyerahan data ke Kemenaker bisa diselesaikan pada Agustus 2021.

              "Kami berharap pekerja dapat segera mendapatkan dana BSU agar bermanfaat untuk membantu
              menopang  kebutuhan  sehari-hari  pekerja  dan  keluarganya  sekaligus  menggerakkan
              perekonomian," katanya.
              Anggoro  mengatakan,  kembali  digunakannya  data  BP  Jamsostek  untuk  keperluan  BSU
              menunjukkan pentingnya data Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang valid. Adapun data pada
              BP Jamsostek merupakan bank data pekerja terbesar di Indonesia.

              Untuk itu ia mengingatkan pemberi kerja untuk tertib kepesertaan Jamsostek dan selalu menjaga
              validitas datanya.

              "Dengan menjadi peserta BP Jamsostek, pekerja terlindungi dari risiko kerja, juga mendapat nilai
              tambah seperti BSU," ucapnya.

              Sementara itu Kepala BP Jamsostek Cabang Bekasi Kota Kunto Wibowo mengatakan saat ini
              pihaknya tengah menyosialisasikan perihal BSU ini pada perusahaan juga pekerja di wilayah
              kerjanya.

              "Sebab ada sejumlah perbedaan antara pemberian BSU tahun 2020 dengan 2021," katanya.

              Perbedaan terutama pada kriteria calon penerima bantuan. Kini, calon penerima BSU gajinya
              maksimal Rp 3,5 juta. Atau maksimal senilai UMK jika UMK di wilayah setempat lebih dari Rp 3,5
              juta.

              Jenis sektor usaha yang pekerjanya berhak menerima BSU pun dibatasi. Yakni hanya sektor
              usaha industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, perdagangan, dan jasa
              selain pendidikan juga kesehatan.

              "Perihal kepesertaannya, minimal per 30 Juni 2021 masih terdaftar sebagai pekerja yang menjadi
              peserta BP Jamsostek," katanya.***






















                                                           54
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60