Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 99

Judul               15 Pekerja Migran Indonesia Ilegal Terjaring Razia di Malaysia
                Nama Media          rri.co.id
                Newstrend           PMI Ilegal
                Halaman/URL         https://rri.co.id/nunukan/1684-hukum-dan-kriminal/1135705/15-
                                    pekerja-migran-indonesia-ilegal-terjaring-razia-di-malaysia
                Jurnalis            Muhammad Wahyu
                Tanggal             2021-08-02 17:02:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 10.000.000
                News Value          Rp 30.000.000
                Kategori            Ditjen Binapenta
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative - Heni Hamidah (Kepala Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau Malaysia) dalam
              waktu dekat kemarin, ada total 15 WNI yang terjaring razia, 1 diantaranya dinyatakan terjangkit
              positif covid-19



              Ringkasan

              Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengadu nasib ke negara tetangga Malaysia sebagian
              besar memilih datang ke Malaysia melintasi jalur ilegal dan tidak memiliki dokumen resmi. Hal
              itu berdampak terhadap nasib mereka yang kerap kali terjaring razia oleh Pemerintah Malaysia.
              Kepala Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau Malaysia, Heni Hamidah mengatakan, selama
              bulan Juli tahun 2021, terjadi sebanyak 3 kali penangakan terhadap Pekerja Migran Indoensia
              (PMI) yang masuk secara ilegal ke Malaysia tanpa memmiliki dokumen resmi berupa pasport.



              15 PEKERJA MIGRAN INDONESIA ILEGAL TERJARING RAZIA DI MALAYSIA

              Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengadu nasib ke negara tetangga Malaysia sebagian
              besar memilih datang ke Malaysia melintasi jalur ilegal dan tidak memiliki dokumen resmi. Hal
              itu berdampak terhadap nasib mereka yang kerap kali terjaring razia oleh Pemerintah Malaysia.

              Kepala Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau Malaysia, Heni Hamidah mengatakan, selama
              bulan Juli tahun 2021, terjadi sebanyak 3 kali penangakan terhadap Pekerja Migran Indoensia
              (PMI) yang masuk secara ilegal ke Malaysia tanpa memmiliki dokumen resmi berupa pasport.

              Ia menjelaskan, penangkapan pertama terjadi pada 25 Juli 2021 sebanyak 5 orang Pendatang
              Asing Tanpa Ijin (PATI) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) terjaring razia oleh
              aparat Gabungan Escom Malaysia yang kini menjalani proses hukuman. Selanjutanya pada 27
              Juli juga tercatat sebanyak 5 orang PMI terjaring razia oleh Police Marine Malaysia. Selain itu,
              kasus terakhir terjadi 28 Juli kembali seanyak 5 orang PMI tertangkap oleh Police Marine Malysia.



                                                           98
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104