Page 96 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 96
kedua Covid-19 membuat perusahaan manufaktur Indonesia menurunkan tingkat
ketenagakerjaan pada Juli 2021.
Bukti anekdotal dari panelis menunjukkan PHK terjadi karena penerapan pembatasan PPKM Level
4, meski banyak yang berharap kebijakan ini akan berlaku sementara.
Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar mengatakan
dampak pandemi Covid-19 terhadap pekerja di sektor manufaktur dalam beberapa bulan ke
depan berpotensi kian parah jika pemerintah melanjutkan penerapan PPKM level 3-4 tanpa
adanya penyesuaian.
Timboel memperkirakan 50 persen pekerja sektor manufaktur di Tanah Air bisa terdampak jika
pembatasan masih berlaku seperti saat ini, baik dirumahkan ataupun terkena pemutusan
hubungan kerja (PHK).
"Pekerja secara keseluruhan yang tedampak sejak PPKM diterapkan awal Juli lalu sebanyak 50
persen. Sebagian besar adalah pekerja di sektor manufaktur. Kalau PPKM diperpanjang, pekerja
sektor manufaktur yang terdampak bisa mencapai 50 persen dari total," ujar Timboel, Senin
(2/8/2021).
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) hingga akhir Desember 2020, jumlah
total pekerja di sektor manufaktur sebanyak 17,5 juta orang. Sampai dengan Juni 2021, OPSI
menyebut sebanyak 1,45 juta pekerja di sektor manufaktur diberhentikan ataupun dirumahkan.
Bahkan, sambung Timboel, OPSI juga sudah menerima laporan dari anggota di sektor
manufaktur terkait dengan banyaknya permintaan pensiun dini dengan pesangon ala kadarnya
serta dirumahkan tanpa upah.
Sementara itu, insentif yang diberikan pemerintah, terutama yang diberikan kepada pekerja
lewat program subsidi upah dinilai tidak efektif karena penyaluran tidak merata di semua wilayah
level 3 dan 4. Beberapa di antaranya, Bitung dan Deli Serdang yang merupakan pusat di industri
tidak terlampir sebagai wilayah penerima subsidi upah.
"Seharusnya pemerintah benar-benar bisa memetakan sektor industri yang mengalami
penurunan. Selain itu pemerintah juga harus mengerahkan program vaksinasi untuk pekerja di
sektor manufaktur," ujarnya.
95

