Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 93
Judul Begini Cara Mendapatkan Bantuan Subsidi Upah Pemerintah
Nama Media sinarharapan.co
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://www.sinarharapan.co/kesra/read
/44774/begini_cara_mendapatkan_bantuan_subsidi_upah_pemerintah
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-08-02 17:28:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah memastikan akan menyalurkan kembali Bantuan Subsidi Upah (BSU). Pemerintah
berharap bantuan untuk pekerja/buruh senilai Rp 1 juta per orang ini dapat meringankan beban
ekonomi para pekerja, juga perusahaan yang sedang mengalami kesulitan. Pemerintah
menyiapkan anggaran sebesar Rp 8,8 triliun BSU untuk disalurkan kepada calon penerima BSU.
BEGINI CARA MENDAPATKAN BANTUAN SUBSIDI UPAH PEMERINTAH
Pemerintah memastikan akan menyalurkan kembali Bantuan Subsidi Upah (BSU). Pemerintah
berharap bantuan untuk pekerja/buruh senilai Rp 1 juta per orang ini dapat meringankan beban
ekonomi para pekerja, juga perusahaan yang sedang mengalami kesulitan. Pemerintah
menyiapkan anggaran sebesar Rp 8,8 triliun BSU untuk disalurkan kepada calon penerima BSU.
"Pemerintah mengeluarkan kebijakan BSU ini juga untuk mencegah pengusaha memutuskan
hubungan kerja dengan pekerjanya dan membantu pekerja yang dirumahkan atau berkurang
penghasilannya karena pembatasan jam kerja. Selain itu, diharapkan mampu meningkatkan
daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan pekerja/buruh," papar Menteri Komunikasi dan
Informatika Johnny G. Plate dalam keterangannya, Senin (2/8/2021).
Pekerja/buruh yang telah memenuhi syarat akan menerima BSU senilai Rp 500.000 per bulan,
berlaku untuk dua bulan dan akan disalurkan sekaligus. Adapun syarat penerima BSU menurut
Pasal 3 Permenaker Nomor 16 Tahun 2021 adalah sebagai berikut :
1. Warga Negara Indonesia
2. Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2021
3. Mempunyai gaji paling banyak sebesar Rp 3.500.000 per bulan
4. Bekerja di wilayah PPKM level 3 dan level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah.
5. Diutamakan bekerja pada sektor usaha industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri
92

