Page 91 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 91
Judul 1.400 Nakes Gugur Sejak Pandemi Covid-19 Melanda Indonesia
Nama Media pikiran-rakyat.com
Newstrend Webinar Emergency and Response in COVID-19 Pandemic Setting
Halaman/URL https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-012322384/1400-
nakes-gugur-sejak-pandemi-covid-19-melanda-indonesia
Jurnalis Satrio Widianto
Tanggal 2021-08-02 17:32:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Melihat data di atas, webinar dan pelatihan
pada hari sangatlah besar urgensinya, karena bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para
tenaga kesehatan dalam penanganan kegawatdaruratan di masa pandemi. Saya memberikan
apresiasi, doa dan dukungan saya kepada semua nakes yang masih terus berjuang di garis depan
untuk menghadapi pandemi pada saat ini
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya yakin acara hari ini akan dapat memberi
nilai tambah yang besar dan akan ikut berkontribusi positif dalam langkah kita semua
menghadapi pandemi Covid-19
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Salah satu yang menjadi keprihatinan kita
semua pada saat ini adalah banyaknya tenaga kesehatan kita, di antaranya para dokter dan
perawat, yang ikut terinfeksi bahkan meninggal akibat pandemi ini
negative - Daeng Faqih (Ketua Umum PB IDI) Yakni dengan mengedepankan standar keamanan
tertinggi untuk menjaga dokter sejauh mungkin dari risiko terinfeksi yang dapat berakibat
kematian
Ringkasan
Selama 1,5 tahun jumlah kasus Covid-19 sudah mencapai lebih dari 3,3 juta orang dengan lebih
dari 90 ribu orang meninggal. Data juga mengungkapkan hingga saat ini, lebih dari 1.400 orang
tenaga kesehatan (nakes) gugur akibat pandemi ini. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
mengatakan, gugurnya nakes ini merupakan kehilangan besar karena nakes adalah para pejuang
di garis depan yang mempertaruhkan nyawa secara langsung dalam perjuangan menghadapi
pandemi ini.
90

