Page 92 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 92
1.400 NAKES GUGUR SEJAK PANDEMI COVID-19 MELANDA INDONESIA
Selama 1,5 tahun jumlah kasus Covid-19 sudah mencapai lebih dari 3,3 juta orang dengan lebih
dari 90 ribu orang meninggal. Data juga mengungkapkan hingga saat ini, lebih dari 1.400 orang
tenaga kesehatan ( nakes ) gugur akibat pandemi ini.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, gugurnya nakes ini merupakan kehilangan
besar karena nakes adalah para pejuang di garis depan yang mempertaruhkan nyawa secara
langsung dalam perjuangan menghadapi pandemi ini.
Hal itu disampaikan Menaker pads acara webinar bertema "Emergency and Response in Covid-
19 Pandemic Setting" yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Ikatan Dokter
Indonesia ( IDI ).
"Melihat data di atas, webinar dan pelatihan pada hari sangatlah besar urgensinya, karena
bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para tenaga kesehatan dalam penanganan
kegawatdaruratan di masa pandemi . Saya memberikan apresiasi, doa dan dukungan saya
kepada semua nakes yang masih terus berjuang di garis depan untuk menghadapi pandemi pada
saat ini," ujarnya dalam keterangan, Senin 2 Agustus 2021.
Menaker berharap, webinar ini dapat memberikan panduan tanggap darurat yang
mengedepankan standar keamanan tertinggi untuk menjaga para tenaga kesehatan dari risiko
terinfeksi yang dapat berakibat kematian.
"Saya yakin acara hari ini akan dapat memberi nilai tambah yang besar dan akan ikut
berkontribusi positif dalam langkah kita semua menghadapi pandemi Covid-19," kata Ida
Fauziyah.
Ida Fauziyah mengatakan,j sinergi yang dilakukan oleh Emergency Medical Team (EMT) IDI
dengan Kemnaker, merupakan bukti kepedulian dan usaha dari PB IDI untuk terus meningkatkan
kapasitas anggotanya yang sekaligus untuk menurunkan resiko terinfeksi dalam penanganan
pandemi .
"Salah satu yang menjadi keprihatinan kita semua pada saat ini adalah banyaknya tenaga
kesehatan kita, di antaranya para dokter dan perawat, yang ikut terinfeksi bahkan meninggal
akibat pandemi ini," kata Menaker.
"Saya yakin acara hari ini akan dapat memberi nilai tambah yang besar dan akan ikut
berkontribusi positif dalam langkah kita semua menghadapi pandemi Covid-19," kata Ida
Fauziyah menambahkan.
Ketua Umum PB IDI, Daeng M. Faqih, mengatakan, sebagai bagian dari IDI, EMT IDI meyakini
peningkatan kapasitas terkait Ilmu kegawatdaruratan di saat pandemi sangatlah penting untuk
memberi dokter panduan tanggap darurat.
"Yakni dengan mengedepankan standar keamanan tertinggi untuk menjaga dokter sejauh
mungkin dari risiko terinfeksi yang dapat berakibat kematian," kata Daeng Faqih.***.
91

