Page 153 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 153

PENGAMAT NILAI UPAYA AIRLANGGA THR DIBAYAR PENUH PUNYA MULTIPLIER
              EFFECT
              Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan TRIBUNNEWS, JAKARTA -- Pengamat
              Ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Tadjuddin Noer Effendi menilai tunjangan
              hari raya (THR) karyawan tahun ini harus dibayar sepenuhnya demi meningkatkan daya beli
              masyarakat.

              Tadjuddin  menanggapi  upaya  Menteri  Koordinator  Bidang  Perekonomian  Airlangga  Hartarto
              meminta pengusaha tahun ini berkomitmen untuk membayar penuh THR.

              Tadjuddin mengatakan dengan THR dibayar penuh akan berdampak luar biasa.

              "Sehingga  daya  beli  masyarakat  jelang  lebaran  meningkat.  Kalau  kita  dalam  keadaan  krisis
              ekonomi, perbanyaklah uang berputar di level bawah. Dengan demikian akan terjadi perputaran
              uang," ujar Tadjuddin, Rabu (7/4).

              Tadjuddin menerangkan jika THR tidak dibayar penuh terhadap karyawan maka akan membuat
              gelombang protes dari kalangan buruh.

              Hal itu berpengaruh terhadap daya beli masyarakat rendah dan produksi akan menurun.

              "Sekarang bisa saja perusahaan yang membayar penuh THR akan mendapatkan insentif. Bisa
              insentif pajak atau keringanan lainnya," tutur Tadjuddin.

              "Yang saya khawatir adalah menjelang lebaran buruh tidak terima THR, mereka protes kemudian
              demo, produksi perusahaan juga menurun," sambungnya.

              Penting, ucap Tadjuddin, terjadi perputaran ekonomi di kalangan menengah ke bawah. Ketika
              THR diberikan, maka akan terjadi multiplier effect, sebab terjadi perputaran uang ke pedagang-
              pedagang kecil.

              "Pedagang-pedagang  kecil  terbantu,  UMKM  terbantu,  multiplier  effect  tinggi  sekali.  Itu
              pandangan dari akademisi seperti saya," terangnya.


              Tadjuddin  menyarankan  agar  THR  diberikan  penuh  dua  minggu  sebelum  lebaran.  Sehingga
              dapat meningkatkan perputaran uang di kalangan menengah ke bawah.

              "Perusahaan sudah dibantu pemerintah, sekarang bantu karyawannya. Supaya dampaknya kalau
              persentase angkatan kerja kita di buruh industri kira-kira 15-16 juta orang itu lumayan untuk
              mempengaruhi daya beli," imbuhnya.

              Sebelumnya  Airlangga  meminta  pengusaha  tahun  ini  berkomitmen  untuk  membayar  penuh
              tunjangan hari raya (THR) karyawan.

              "Tahun lalu THR dicicil, saya minta tahun ini dibayar secara penuh. Kita harus komitmen," kata
              Airlangga  dalam  pertemuan  dengan  24  perwakilan  Kamar  Dagang  dan  Industri  (Kadin)
              Indonesia, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (2/4/2021).

              Airlangga meminta tahun ini THR dibayar penuh karena pemerintah dinilai sudah memberikan
              dukungan dalam berbagai bentuk.

              Seperti  untuk  pengusaha  sektor  pariwisata  khususnya  hotel,  restoran  dan  kafe  (Horeka),
              pengusaha bisa memanfaatkan fasilitas relaksasi kredit penambahan modal kerja dengan sistem
              penjaminan yang akan disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara dan Bank Pembangunan
              Daerah (BPD).


                                                           152
   148   149   150   151   152   153   154   155   156   157   158