Page 157 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 157

MENHUB: BILA TIDAK ADA LARANGAN, POTENSI MASYARAKAT YANG MUDIK SAAT
              LEBARAN CAPAI 81 JUTA ORANG
              Laporan  Wartawan  Tribunnews  Taufik  Ismail  TRIBUNNEWS.  COM,  JAKARTA  -  Menteri
              Perhubungan  Budi  Karya  Sumadi  mengatakan  kementeriannya  melakukan  survei  mengenai
              mudik lebaran 2021.

              Menurutnya apabila pemerintah tidak mengeluarkan larangan, masyarakat yang mudik mencapai
              33 persen atau 81 juta orang.

              "Tetapi kalau ada larangan mudik, orang yang ingin mudik 11 persen dengan angka 27 juta. Itu
              jumlah  yang  banyak," katanya  usai  rapat  paripurna  kabinet  di  Istana Negara,  Jakarta,  Rabu
              (7/4/2021).

              Pihaknya kata Budi mengidentifikasi jalur mudik masyarakat paling banyak, pada lebaran tahun
              lalu.

              Sebanyak 37 persen masyarakat mudik dari Jabodetabek menuju Jawa Tengah .

              Angka tersebut setara dengan 12 juta orang.

              "Sementara Jabar 23 persen atau 6 juta, dan kemudian Jatim," kata Menhub.

              Karena itu, Presiden Jokowi, kata Budi meminta adanya mitigasi untuk mencegah terjadinya
              mobilisasi masyarakat yang begitu banyak pada momentum lebaran 2021.

              Setelah pemerintah menerbitkan larangan mudik dari 6 sampai 17 Mei 2021, Kemenhub akan
              menindaklanjutinya, berkoordinasi dengan Satgas Covid-19.

              "Kemenhub secara konsisten akan menindaklanjuti secara lebih detail, namun demikian kami
              menunggu arahan dari satgas Covid-19, karena Satgas yang akan memberikan surat edaran dan
              kami akan menindaklanjuti," katanya.

              Sebelumnya Pemerintah larang masyarakat mudik di libur lebaran mulai dari tanggal 6 hingga
              17 Mei 2021.

              Larangan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator PMK, Muhadjir Effendy usai melaksanakan
              rapat koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, Jumat (26/3/2021).

              "Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan," kata Muhadjir pada konferensi pers.

              Larangan ini berlaku untuk ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri dan seluruh
              masyarakat, agar upaya vaksinasi optimal sesuai yang diharapkan.

              Muhadjir  mengatakan,  aturan  lebih  lanjut  akan  disampaikan  oleh  Satuan  Tugas  (Satgas)
              Penanganan Covid-19 beserta kementerian/lembaga terkait.

              "Pada masa itu, diimbau agar masyarakat tidak melakukan pergerakan keluar daerah, kecuali
              dalam keadaan mendesak," kata Muhadjir.

              Sementara itu, terkait urgensi 'keadaan mendesak' akan ditentukan oleh instansi tempat masing-
              masing masyarakat bertugas atau bekerja.
              Untuk  instansi  pemerintahan  pelaksanaannya  akan  diatur  Kemenpan  RB,  sedangkan  untuk
              perusahaan  dan  karyawan  swasta  akan  dikoordinasikan  oleh  Kementerian  Ketenagakerjaan,
              diluar itu akan diatur oleh Kementerian Dalam Negeri.



                                                           156
   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162