Page 166 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 166

INI TANTANGAN YANG DIHADAPI PEREMPUAN DI DUNIA KERJA SELAMA PANDEMI

              Pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak pada sektor kesehatan. Tapi juga mempengaruhi
              ketidaksetaraan membuat perempuan makin terdiskriminasi.

              Hal itu yang menjadi sorotatan dalam Women Lead Forum 2021, Rabu, (7/4/2021). Menteri
              Ketenagakerjaan  Republik  Indonesia  Ida  Fauziyah  dalam  keynote  speech-nya  memaparkan
              bermacam kondisi ketimpangan gender yang masih ditemukan di kalangan pekerja Indonesia,
              mulai dari ketimpangan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), kesenjangan upah, hingga
              perlakuan diskriminatif berbasis gender.

              Ida juga menyoroti bagaimana pandemi Covid-19 membawa tambahan beban tersendiri bagi
              pekerja perempuan.

              "Bagi  perempuan,  adanya  pandemi  memberikan  beban  tambahan,  mulai  dari  hilangnya
              pekerjaan atau pendapatan, meningkatnya beban pengurusan rumah tangga akibat work from
              home, school from home, sehingga kekerasan dalam rumah tangga oleh pasangan meningkat
              seperti yang ditemukan dalam studi tingkat global," ujarnya.

              Dalam hal kepemimpinan perempuan, Ida menyatakan bahwa ini masih menjadi masalah yang
              perlu diselesaikan bersama.

              Ia mencontohkan, dari 4,1 juta Aparatur Sipil Negara (ASN), 52 persennya adalah perempuan,
              namun perempuan yang menduduki jabatan struktural relatif sedikit. Di jabatan tinggi madya,
              hanya ada 96 orang perempuan, jauh lebih sedikit dari laki-laki yang berjumlah 483 orang.

              "Hambatan [yang dihadapi pekerja perempuan] ini disebabkan oleh beban ganda, seksisme, dan
              stereotip dalam masyarakat, diskriminasi berbasis gender, hingga pelecehan seksual. Hambatan
              ini  tidak  hanya  berdampak  pada  mereka  secara  individu  dan  keluarganya,  tetapi  juga  pada
              potensi ekonomi negara dan Indeks Kesetaraan Gender Indonesia dalam peringkat dunia," ujar
              Ida.

              Menyikapi berbagai hambatan yang dihadapi pekerja perempuan ini, Ida mengatakan bahwa
              Kementerian  Ketenagakerjaan  berkomitmen  untuk  terus  melakukan  gerakan  nasional  non-
              diskriminasi  di  tempat  kerja.  Dengan  komitmen  ini,  diharapkan  akan  dapat  menghentikan
              praktik-praktik ketidaksetaraan dan diskriminasi di tempat kerja.

              Deputy  Head  of  Mission  dari  Kedutaan  Besar  Australia,  H.  E.  Allaster  Cox,  dalam  pidato
              pembukaan  Women  Lead  Forum  2021,  menyatakan  bahwa  kepemimpinan  perempuan
              merupakan  salah  satu  pendorong  utama  kesetaraan  gender  dan  memiliki  pengaruh  yang
              signifikan dalam upaya pemulihan ekonomi suatu negara.

              "Untuk  itu,  Australia  merasa  bangga  bisa  bergandengan  tangan  dengan  Indonesia  dalam
              perjalanan  memperkuat  keterwakilan  perempuan  dalam  kepemimpinan,  dan  mencapai
              kesetaraan gender yang lebih baik di tempat kerja," ujar Mr. Cox.
















                                                           165
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171