Page 286 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2021
P. 286
Rudi mengatakan, sebagai posko pengaduan informasi seputar THR, pihaknya memberikan
edukasi dan pemahaman bagi para pekerja yang ingin mempertanyakan seputar THR.
"Kita hanya mengedukasi, kalau ada laporan, kita tetap menerima dan melaporkan lagi ke
Disnaker Provinsi," terang Rudi.
Sebab lanjutnya, sesuai tugasnya, penindakan dilakukan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri,
sementara Dinas Tenaga Kerja Kota Batam hanya sebagai mediator dalam memberikan informasi
dan edukasi kepada para pekerja.
"Termasuk juga perselisihan hubungan kerja antara perusahaan dan pekerja, itu masuknya ke
Disnaker Kepri," ucap Rudi.
"Paling nanti kita akan lampiran nomor telepon yang akan dihubungi, jika langsung ke kami juga
bisa, nanti kita akan juga lanjutkan ke provinsi," tambah Rudi lagi.
Sebelumnya, Rudi Sakyakirti mengatakan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun
2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang
Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan dilakukan paling lama 7 hari
sebelum hari raya keagamaan.
Adapun dalam pelaksanaannya, pembayaran THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh
yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih.
THR Keagamaan juga diberikan ke pekerja atau buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan
pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu
tertentu.
Terkait jumlah besaran, bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus
menerus atau lebih, THR diberikan dengan ketentuan sebesar 1 bulan upah.
Sementara bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus,
tetapi kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa
kerja dibagi 12 bulan kemudian dikali 1 bulan upah.( jpg ).
285

