Page 101 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 101
FOKUS PENGEMBANGAN SDM, KEMNAKER MINTA POLTEKNAKER BISA LAKUKAN
INI
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketengakerjaan, Anwar Sanusi, meminta Polteknik
Ketenagakerjaan ( Polteknaker ) untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,
salah satunya melalui penyesuaian dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi.
Hal tersebut disampaikan Anwar saat berbicara dalam acara Review Kurikulum dan Silabus
Ketenagakerjaan 2021 yang diadakan secara daring. Ia menyebut Polteknaker merupakan
lembaga pendidikan yang berfokus pada pengembangan SDM Ketenagakerjaan.
"Perubahan yang dilakukan dalam jangka pendek akan menciptakan efisiensi kurikulum, sumber
daya manusia, produk riset dan infrastruktur," ujar Anwar, Rabu (24/3/2021).
Menurut Anwar, hal-hal yang merupakan target dan tujuan Polteknaker ke depan harus
dikembangkan untuk mencapai tujuan institusi sebagai perguruan tinggi vokasional dalam
bidang ketenagakerjaan.
"Ke depan, Polteknaker harus memfokuskan pada bidang pendidikan, riset, kerja sama dengan
industri, lisensi produk penelitian dan PKM, serta penataan kampus yang memelihara kreativitas,"
sambungnya.
Anwar bilang, Polteknaker sebagai Perguruan Tinggi vokasi, harus mampu mewujudkan super
link and match dengan dunia usaha dan dunia industri, serta mampu menangani masalah
relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Lebih jauh, Anwar menyebut ada empat hal yang harus menjadi pedoman dasar dalam rangka
akselerasi Polteknaker dalam mewujudkan prinsip super link and match dengan DUDI.
Pertama, pengembangan kurikulum pendidikan yang disusun dengan mempertimbangkan
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang di masyarakat. Kedua, peningkatan
sarana dan prasarana sarana yang memadai untuk mendukung pelaksanaan penelitian di bidang
industri.
Ketiga, meningkatkan kualitas tenaga pengajar yang harus bisa bersaing di dunia kerja. Selain
itu perlu adanya fleksibilitas tenaga pengajar yang sewaktu-waktu dapat ditugaskan bekerja di
bidang industri.
Keempat, perbaikan program pendidikan yang mengarah pada kebutuhan industri dengan tujuan
terciptanya relevansi antara program pendidikan dengan kebutuhan industri.
100

