Page 104 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 104

Ringkasan

              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Ristadi menyambut baik jajaran Direksi
              dan  Dewan  Pengawas  BPJS  Ketenagakerjaan  (BPJamsostek)  yang  baru.  Menurutnya  banyak
              harapan baik yang bakal diwujudkan jajaran direksi anyar tersebut. Beberapa di antaranya, kata
              dia, jajaran Direksi BPJamsostek melakukan komunikasi serta dialog yang baik dengan setiap
              stakeholder, seperti pimpinan serikat buruh sebagai representasi peserta BPJamsostek. "Kami ini
              representasi penanam saham utama di BPJamsostek, selama ini memang komunikasi dilakukan
              pada momen-momen tertentu," katanya.



              INI HARAPAN KONFEDERASI PEKERJA NASIONAL TERHADAP DIREKSI BARU
              BPJAMSOSTEK

              JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Ristadi menyambut baik jajaran
              Direksi  dan  Dewan  Pengawas  BPJS  Ketenagakerjaan  (BPJamsostek)  yang  baru.  Menurutnya
              banyak harapan baik yang bakal diwujudkan jajaran direksi anyar tersebut.

              Beberapa di antaranya, kata dia, jajaran Direksi BPJamsostek melakukan komunikasi serta dialog
              yang  baik  dengan  setiap  stakeholder,  seperti  pimpinan  serikat  buruh  sebagai  representasi
              peserta BPJamsostek. "Kami ini representasi penanam saham utama di BPJamsostek, selama ini
              memang komunikasi dilakukan pada momen-momen tertentu," katanya.

              Berikutnya,  kata  Ristadi,  BPJamsostek  diharapkan  berani  melakukan  peningkatan  program-
              program manfaat tambahan bagi peserta BPJamsostek, seperti program bantuan usaha bagi
              para  pekerja  yang  terkena  Pemutusan  Hubungan  Kerja  (PHK).  "Apalagi  seperti  kita  ketahui,
              banyak pekerja yang harus kehilangan pekerjaan akibat dari dampak Pandemi Covid-19 dan
              mereka kesulitan secara ekonomi," ujarnya.

              Mengenai pelayanan, dia melihat pelayanan BPJamsostek sekarang ini sudah baik tetapi masih
              ada  yang  perlu  ditingkatkan.  Salah  satunya,  BPJamsostek  terus  berupaya  dalam  berinovasi
              memberikan percepatan pelayanan kepada peserta khususnya di kantor-kantor cabang.

              Terkait  isu  dugaan  korupsi  di  tubuh  BPJamsostek,  dari  data  yang  didapatkan,  Ristadi
              beranggapan hal tersebut terjadi karena penurunan nilai saham. Dirinya percaya, BPJamsostek
              diisi oleh orang-orang yang berpengalaman dan kompeten dalam mengelola keuangan.

              "Perekonomian  saat  ini sedang  drop,  karena  dampak  pandemi, kemudian  saham  mengalami
              penurunan. Saya kira, ini bukan hal yang disengajakan. Jadi ini memang 'kecelakaan' investasi
              saham dan dampak pandemi Covid-19. Mudah-mudahan setelah pandemi selesai, saham-saham
              yang dimiliki BPJamsostek kembali membaik," katanya.

              Kendati demikian dirinya tetap menghormati proses yang tengah berlangsung dan menunggu
              hasil penyidikan yang dilakukan Kejagung RI.

              Hal  senada  diungkapkan  Sekretaris  Jenderal  (Sekjen)  Konfederasi  Serikat  Buruh  Muslim
              Indonesia  (Sarbumusi) Eko  Darwanto.  Menurutnya,  direksi baru  ini  merupakan  formasi yang
              cukup sempurna. Karena dari tujuh, empat di antaranya dari luar dan tiga di dalam (internal)
              maka itu akan mempercepat proses move on alias transformasi menjadi lebih lincah.

              "Ke depannya ini kan tantangannya lebih besar. Misalnya dalam kondisi pandemi Covid-19 ini
              dituntut untuk tetap memberikan pelayanan cepat, apalagi dengan tidak semua peserta memiliki
              pengetahuan IT atau teknologi yang tinggi. Harapan kami juga, lebih ditingkatkan pelayanan
              kepada teman peserta yang ingin melakukan klaim. Apalagi bakal ada program JKP, ini tentu
              memberikan tantangan kepada manajemen yang baru untuk bagaimana mensinergikan program

                                                           103
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109