Page 86 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 86
Judul Disnakertrans Cianjur tangani 60 kasus TKI ilegal
Nama Media jabar.antaranews.com
Newstrend PMI Ilegal
Halaman/URL https://jabar.antaranews.com/berita/253838/disnakertrans-cianjur-
tangani-60-kasus-tki-ilegal
Jurnalis Yuniardi Ferdinan
Tanggal 2021-03-24 18:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ricky Ardhi (Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Disnakertrans Cianjur)
Sebagian besar mereka yang berangkat secara ilegal atau tidak resmi, saat pulang ke kampung
halaman mereka tidak dibayar atau mendapat kekerasan dari majikan tempatnya bekerja
neutral - Ricky Ardhi (Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Disnakertrans Cianjur) Kita
membantu dengan bersurat ke Kementerian Luar Negeri dan KBRI agar mereka yang mendapat
masalah mendapat pendampingan karena sebagian besar laporan yang masuk dari pihak
keluarga bukan dari TKI yang bersangkutan
neutral - Ricky Ardhi (Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Disnakertrans Cianjur)
Sosialisasi rutin ke setiap desa di Cianjur, kerap kita lakukan dengan melibatkan aparat desa,
agar warga paham dan tidak berangkat secara nonprosedural karena akhirnya mereka yang akan
merasakan ketika ada masalah
neutral - Ricky Ardhi (Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Disnakertrans Cianjur) Kita
berikan pembinaan seperti berwirausaha yang sifatnya produktif
Ringkasan
Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Jawa Barat, mencatat selama
satu tahun terakhir sudah menangani 60 kasus TKI ilegal bermasalah yang berangkat tanpa
prosedur resmi, sebagian besar tidak menerima upah dan mendapat kekerasan selama bekerja.
DISNAKERTRANS CIANJUR TANGANI 60 KASUS TKI ILEGAL
Cianjur - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Jawa Barat, mencatat
selama satu tahun terakhir sudah menangani 60 kasus TKI ilegal bermasalah yang berangkat
tanpa prosedur resmi, sebagian besar tidak menerima upah dan mendapat kekerasan selama
bekerja.
85

