Page 168 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN18 DESEMBER 2020
P. 168
Judul Kapan BLT Subsidi Gaji Rp 2,4 Juta Termin II Tahap 2 Cair? Ini
Penjelasan Kemnaker
Nama Media jabar.tribunnews.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://jabar.tribunnews.com/2020/12/17/kapan-blt-subsidi-gaji-rp-24-
juta-termin-ii-tahap-2-cair-ini-penjelasan-kemnaker
Jurnalis Fidya Alifa Puspafirdausi
Tanggal 2020-12-17 12:22:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Aswansyah (Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Hubungan Industrial Kemnaker)
Mudah-mudahan minggu depan bisa cair
positive - Anwar Sanusi (Sekjen Kemnaker) Proses pemadanan data sudah selesai, semoga
proses transfer bank ke penerima manfaat bisa segera dilaksanakan
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Jika dilihat dari realisasi tersebut memang
belum mencapai 100 persen. Pada termin pertama, berdasarkan laporan Bank Penyalur, terdapat
sejumlah data rekening yang bermasalah dan tidak dapat ditransfer sehingga mengakibatkan
retur. Atas adanya rekening retur tersebut, kami kembalikan kepada BPJS Ketenagakerjaan
untuk diperbaiki kembali
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Berdasarkan rekomendasi KPK, kami bersama
BPJS Ketenagakerjaan berkoodinasi dengan Ditjen Pajak untuk melakukan pemadanan data.
Upaya ini dilakukan semata-mata untuk meyakinkan agar BSU ini tepat sasaran
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Alhamdulillah setelah pemadanan dilakukan,
termin kedua dapat terus dilanjutkan yang prosesnya masih berlangsung hingga saat ini. Mohon
bersabar karena jangka waktu penyaluran hingga akhir Desember
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kemudian tentu saja menyertakan nama sesuai
KTP, nama sesuai kartu BPJS Ketenagakerjaan
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker ) sudah mencairkan bantuan subsidi upah atau gaji (
BSU). Total bantuan subsidi upah yang diterima pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta adalah Rp
2,4 juta. Pemberian itu dibagi menjadi dua termin, setiap terminnya pekerja mendapat Rp 1,2
juta.
167

