Page 344 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 344

Ringkasan

              BPJS  Ketenagakerjaan  (BPJAMSOSTEK)  kian  masif  menggalang  kerjasama  dengan
              kementerian/lembaga  terkait.  Langkah  aktif  ini  untuk  menyukseskan  implementasi  Instruksi
              Presiden (Inpres) Nomor 02/2021. Inpres itu bertujuan mendorong optimalisasi Jaminan Sosial
              Ketenagakerjaan. Kali ini giliran Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) yang disapa
              Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo.



              GANDENG KEMENKOP UKM, BPJS KETENAGAKERJAAN FOKUS SUKSESKAN INPRES
              2/2021

              Jakarta  :  BPJS  Ketenagakerjaan  (BPJAMSOSTEK)  kian  masif  menggalang  kerjasama  dengan
              kementerian/lembaga terkait.
              Langkah aktif ini untuk menyukseskan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 02/2021.

              Inpres itu bertujuan mendorong optimalisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

              Kali ini giliran Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) yang disapa Direktur Utama
              BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo.

              Dalam audiensi virtual itu, Anggota Eko Cahuo didampingi jajaran dewan pengawas (dewas) dan
              direksi.

              Audiensi virtual itu jugadihadiri Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

              Anggoro dalam kesempatan itu menyampaikan, pihaknya siap bekerja sama dengan Kemenkop
              UKM untuk mendorong implementasi Inpres 2/2021.

              Pihaknya saat ini disebut sedang disusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) diantara keduabelah pihak.

              Adapun  PKS  itu  mencakup  beberapa  hal  yaitu  Perlindungan  Jaminan  Sosial  Ketenagakerjaan
              (Jamsostek) bagi Penerima BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro), Debitur KUR (Kredit Usaha
              Rakyat), Non - ASN di lingkungan Kemenkop dan UKM, Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menegah
              (UMKM) serta Integrasi data koperasi dan UKM khususnya terkait data BPUM dan KUR "Kami
              berterima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin baik selama ini, dari MoU kita sebelumnya
              di Tahun 2020 akan kita tindaklanjuti dengan PKS yang sedang dalam pembahasan kedua belah
              pihak," katanya dalam siaran pers yang diterima RRI.co.id, Jumat (23/7/2021).

              Anggoro menegaskan, pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kerja.

              Perlindungan sosial disebut untuk memberikan rasa aman, dan menjamin kesejahteraan pekerja.
              "Jumlah pelaku usaha kecil dan mikro ini jumlahnya sangat banyak, terlebih kondisi pandemi
              saat ini, banyak masyarakat yang berinisiatif menciptakan usaha sendiri guna terus bertahan di
              kondisi yang tidak menentu, dengan memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan adalah solusi untuk
              memberikan kenyamanan dalam bekerja dan kepastian masa depan yang sejahtera," bebernya.

              Membekali para pekerja di sektor koperasi dan UKM dengan jaminan sosial ketenagakerjaan,
              kata Anggoro sekaligus berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional.

              "Hal ini tentu erat kaitannya dengan sektor Koperasi dan UKM," ucapnya.

              Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki pada kesempatan tersebut menyampaikan kesiapan
              pihaknya mendukung implementasi Inpres 02/2021.

                                                           343
   339   340   341   342   343   344   345   346   347   348   349