Page 376 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 376

Oleh karenanya, bila Pemerintah tetap menggunakan data BPJS Ketenagakerjaan, justru yang
              diberikan BSU adalah peserta yang nonaktif, karena kalau nonaktif berarti tidak bayar iuran lagi,
              yang artinya pekerja tidak mendapatkan upah lagi.

              Lagi  pula  kalau  pekerja  yang  masih  mendapat  upah  diberikan  BSU  maka  dana  tersebut
              kemungkinan ditaruh di tabungan sehingga tidak dibelanjakan, bila diberikan kepada pekerja
              yang terdampak maka akan dibelanjakan.

              "Dengan  dibelanjakan  maka  akan  mendukung  konsumsi  masyarakat  secara  agregat  untuk
              mendukung pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

              Mengingat masih banyaknya pekerja formal yang belum didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan
              maka  seharusnya  Pemerintah  (pusat  dan  daerah)  bisa  melakukan  upaya  secara  proaktif
              menghubungi perusahaan sehingga benar-benar mendapatkan data pekerja yang terdampak.

              "Jadi  seluruh  pekerja,  yang  sudah  didaftarkan  ke  BPJS  Ketenagakerjaan  atau  belum,  yang
              terdampak akan mendapatkan BSU. Dengan data tersebut maka pemberian BSU bisa lebih tepat
              sasaran," usulnya.

              Pemerintah juga seharusnya bisa memberikatahukan kepada seluruh masyarakat pekerja yang
              memang di PHK pada masa PPKM ini, dirumhakna tanpa upah atau dipotong upahnya sehingga
              mereka bisa mendaftarkan diri sebagai penerima BSU.

              "Tentunya akan dicek kebenarannya, dan bila memang benar maka dapat menerima BSU. Hal
              ini dilakukan di Program Kartu Prakerja dengan mendaftarkan diri, yang tentunya akan dicek
              kebenarannya," katanya.













































                                                           375
   371   372   373   374   375   376   377   378   379   380   381