Page 5 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 5
Judul Pastikan BSU Tepat Sasaran, BPJS Ketenagakerjaan Dorong
Perusahaan Tertib Kepesertaan
Nama Media rri.co.id
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://rri.co.id/denpasar/peristiwa/1125588/pastikan-bsu-tepat-
sasaran-bpjs-ketenagakerjaan-dorong-perusahaan-tertib-kepesertaan
Jurnalis Hikmat Raharjo Oetomo
Tanggal 2021-07-24 23:57:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Kami siap untuk dukung
Pemerintah salurkan BSU. Sebagai mitra penyedia data, sebelumnya juga kami telah
menyampaikan usulan-usulan alternatif penerima BSU. Tentunya data yang akan kami serahkan
sesuai regulasi yang akan ditetapkan Pemerintah
positive - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Pada tahun 2020, BPJAMSOSTEK
telah menyerahkan data kepada pemerintah sebanyak 12,4 juta pekerja dari sekitar 413 ribu
perusahaan
positive - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Karena perlindungan
BPJAMSOSTEK sangat penting di masa pandemi. Ditambah lagi Pemerintah selalu menggunakan
data kepesertaan tersebut untuk penyaluran bantuan seperti BSU
neutral - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Pekerja juga dapat bertanya
langsung pada pengurus HRD masing-masing, apakah hak perlindungan Jamsostek sudah
didapatkan
positive - Toto Suharto (Deputi Direktur Wilayah BPJamasostek Sulawesi Maluku) BSU ini
merupakan nilai tambah sebagai peserta BPJAMSOSTEK, pastikan pekerja yang berhak akan
mendapatkan sehingga dapat meringankan beban mereka
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah telah mengumumkan perihal penyaluran
kembali Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja terdampak PPKM. Pasca pengumuman
resmi itu, BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menyambut baik inisiatif tersebut.
BPJAMSOSTEK pun memastikan kesiapan mendukung pemerintah dalam menyukseskan
penyaluran BSU. Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan, saat ini
pihaknya masih menunggu regulasi BSU oleh pemerintah.
4

