Page 521 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 521

"Kami  masih  tunggu  regulasi  yang  mengatur  syarat  dan  kriteria  tentang  detail  peserta  BP
              Jamsostek yang berhak menerima BSU," kata Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo,
              Minggu 25 Juli 2021.

              Sebelumnya,  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  menyatakan  digulirkannya  kembali  BSU
              merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pengusaha dan pekerja di masa sulit saat
              pandemi Covid-19.

              Penyaluran BSU ini bertujuan mencegah pengusaha melakukan pemutusan hubungan kerja pada
              karyawannya. Hanya saja, hingga saat ini Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan skema dan
              kriteria BSU masih terus dibahas.

              Anggoro menjelaskan kriteria dan syarat penerima BSU yang masih menunggu penerapannya
              tersebut  meliputi  kelompok  segmen  pekerja,  tanggal  kepesertaan  aktif,  besaran  upah
              maksimum, juga kategori jenis industri dan wilayah terdampak.

              "Namun yang pasti kami siap mendukung pemerintah menyalurkan BSU," katanya.

              Pengalaman BP Jamsostek menyalurkan BSU pada tahun 2020 sangat membantu dalam upaya
              penyajian data calon penerima BSU tahun 2021. Pada 2020, BSU tersalurkan pada 12,4 juta
              pekerja dari 413.000 perusahaan.

              Anggoro menambahkan, perusahaan atau pemberi kerja harus memastikan hak pekerja terdaftar
              sebagai peserta BP Jamsostek telah terpenuhi, karena perlindungan BP Jamsostek sangat berarti
              di masa pandemi.

              Bahkan  data  kepesertaan  di  BP  Jamsostek  juga  yang  menjadi  acuan  pemerintah  dalam
              penyaluran BSU.

              "Jadi  pastikan  kepesertaan  pada  BP  Jamsostek  tertib,  dengan  begitu  perusahaan  telah
              memastikan perlindungan pada pekerjanya. Apalagi BSU ini merupakan nilai tambah sebagai
              peserta BP Jamsostek yang dapat membantu meringankan beban mereka," katanya.

              Sementara itu Kepala BP Jamsostek Cabang Bekasi Kota Kunto Wibowo menambahkan, pada
              pencairan BSU tahun 2020, pihaknya menyalurkan bantuan pada 238.744 pekerja.

              "Sebenarnya data yang kami laporkan untuk menerima bantuan sebanyak 240.829 pekerja dari
              4.464 perusahaan. Namun karena ada yang gagal divalidasi, 2.085 pekerja batal menerima BSU,"
              katanya.***


























                                                           520
   516   517   518   519   520   521   522   523   524   525   526