Page 517 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 517

Diketahui, TKW tersebut bernama Masripah (36), warga Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana,
              Kabupaten Indramayu .
              Mendengar  kabar  tersebut,  pihak  keluarga  pun  langsung  mengadu  ke  Serikat  Buruh  Migran
              Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu .

              Terlebih, alasan perekrut saat menyampaikan kabar duka kepada keluarga, menyebut Masripah
              meninggal dunia karena santet atau guna-guna.

              "Tidak (Santet), itu cuma alasan dari sponsor saja, penyebab pastinya karena Covid-19," ujar
              Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih kepada Tribuncirebon.com, Minggu (25/7/2021).

              Ibu di Indramayu Peluk Jasad Anaknya Selama Tiga Hari, Akhirnya Meninggal Dunia saat Isoman
              Kakek  Positif  Covid  Ditemukan  Meninggal  di  Becaknya,  Tak  Langsung  Dimakamkan  karena
              Kendala Biaya Juwarih menceritakan, TKW yang bersangkutan awalnya diduga diberangkatkan
              secara ilegal pada 10 Juli 2021 kemarin.

              Hanya saja, baru sehari bekerja di rumah majikan, kondisi kesehatan Masripah langsung drop
              dan dilarikan ke rumah sakit.

              Walau sudah mendapat perawatan, nyawa dari TKW yang bersangkutan tetap tidak tertolong.

              Masih disampaikan Juwarih, SBMI pun sudah mencoba mengkonfirmasi penyebab pasti Masripah
              bisa meninggal dunia kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki.

              Menurut keterangan KBRI Turki, Masripah meninggal karena Covid-19 .

              "Saya konfirmasi ke pihak KBRI itu katanya di sana ada surat keterangan dari RS juga, dalam
              surat itu bahasanya penyakit menular kena Covid-19," ujar dia.








































                                                           516
   512   513   514   515   516   517   518   519   520   521   522