Page 512 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 512
Judul Baru Sehari Kerja, TKW Asal Indramayu Meninggal di Turki, Sempat
Dikabarkan Kena Santet
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Kasus Positif COVID-19
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/regional/2021/07/25/baru-sehari-kerja-
tkw-asal-indramayu-meninggal-di-turki-sempat-dikabarkan-kena-santet
Jurnalis Hendra Gunawan
Tanggal 2021-07-25 18:43:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Juwarih (Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu) Tidak (Santet),
itu cuma alasan dari sponsor saja, penyebab pastinya karena Covid-19
negative - Juwarih (Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu) Itulah hebatnya
perekrut di saat kaya gini, berani memberangkatkan, Ini jelas unprosedural, ke timur tengah
juga kan ditutup
negative - Juwarih (Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu) Suaminya dia
mengadu awalnya dia gak tahu istrinya itu kena Covid-19 dan tuntutan dari keluarga meminta
agar jenazahnya dipulangkan, kedua pihak perekrut atau sponsor ini harus bertanggungjawab
Ringkasan
Baru satu hari bekerja seorang TKW atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten
Indramayu meninggal dunia di Istanbul, Turki. TKW tersebut diketahui bernama Masripah (36).
Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu pun menceritakan kronologi
meninggalnya Masripah. Ia juga membantah kabar Masripah meninggal karena santet seperti
yang disampaikan pihak sponsor saat mengabarkan berita duka kepada keluarga. Masripah
dipastikan meninggal karena Covid-19 setelah dikeluarkannya bukti keterangan dari rumah sakit.
Juwarih menceritakan, kejadian itu berawal saat Masripah diberangkatkan ke Turki pada 10 Juli
2021. Ia diduga diberangkatkan secara ilegal, mengingat Masripah diberangkatkan ke negara
Timur Tengah yang bukan menjadi negara penempatan secara resmi.
511

