Page 555 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 555
Ida mengatakan, pemerintah, pengusaha, dan pekerja/buruh akan bekerja sama dalam
mengatasi dampak pandemi. Sejauh ini, pemerintah memberi dukungan melalui percepatan
vaksinasi kepada sektor-sektor esensial, memperpanjang berbagai stimulus, hingga memberi
bantuan produktif untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Pemerintah sudah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk kepada pengusaha untuk
mengatasi dampak Covid-19, agar perekonomian masyarakat bergerak seiring dengan
pemulihan ekonomi nasional," kata Ida.
Menurut Ida, saat ini Kemnaker tengah melakukan persiapan pemberian Bantuan Subsidi Upah
(BSU) kepada pekerja/buruh yang terdampak pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan
Masyarakat (PPKM), tepatnya dalam proses penyusunan Permenaker agar BSU segera
terlaksana, sambil mematangkan koordinasi dengan semua pihak terkait,
"Kebijakan BSU dikeluarkan untuk mencegah pengusaha memutuskan hubungan kerja dengan
pekerjanya, serta membantu pekerja yang dirumahkan atau berkurang gajinya karena
pembatasan jam kerja. Pemberian BSU diharapkan juga mampu meningkatkan daya beli dan
menjaga tingkat kesejahteraan pekerja/buruh," katanya.
Ida menambahkan, pemerintah juga akan memprioritaskan Kartu Prakerja bagi korban PHK,
serta menyelenggarakan program reguler perluasan kesempatan kerja demi membantu
masyarakat di masa pandemi, yakni program padat karya untuk 45 ribu orang, dan tenaga kerja
mandiri melalui wirausaha produktif untuk 100 ribu orang.
Dengan kehadiran dukungan-dukungan tersebut, Ida berharap para pengusaha dapat terus
mengadakan dialog secara bipartit dengan pekerja/buruh terkait untuk mencari solusi terbaik.
Sehingga, kelangsungan usaha tetap terjaga dengan memperhatikan keberlangsungan hidup
pekerja/buruh.
"Saya yakin dan percaya apabila pengusaha dan pekerja/buruh saling terbuka dan berdialog
mengenai masalah yang sedang dihadapi maka akan mendapatkan solusi dan jalan keluar yang
dapat diterima oleh kedua belah pihak," ujar Ida.
554

