Page 557 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 557
Subsidi yang diberikan diharapkan bisa mencegah pengusaha memutuskan hubungan kerja atau
dirumahkannya pekerjanya.
"Adanya BSU juga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengusaha untuk dapat
mempertahankan usahanya di masa pandemi Covid-19," tutur Ida.
2. Nilai BSU Rp1 juta untuk dua bulan Pemerintah memberikan BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan
untuk buruh atau pekerja senilai Rp1 juta untuk dua bulan.
Proses pencairan yang diberikan kepada pekerja/buruh untuk dua kali pencairan ini ditrasfer
melalui bank Himbara.
Dengan total nilai Rp1 juta, artinya, dalam satu kali pencairan atau per bulan, penerima BSU
akan mendapatkan Rp 500 ribu.
3. Jumlah buruh penerima BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 Pemerintah telah merilis terkait
informasi jumlah buruh yang akan mendapat bantuan BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan .
Pada rilis tersebut tercatat ada jumlah calon penerima BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan, yang
diestimasi sekitar 8 juta orang.
Menaker, Ida mengatakan, karena masih estimasi, saat ini data tersebut belum valid.
Artinya, berapa banyak calon penerima BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan belum final 8 juta buruh
atau pekerja.
"Jumlah 8 juta masih berupa estimasi mengingat proses screening data yang sesuai dengan
kriteria," kata Ida lagi.
4. Kapan pencairan BSU ? Dari informasi yang berkembang, jadwal pencairan BSU BLT BPJS
Ketenagakerjaan dilakukan Agustus 2021.
Namun, kepastian tersebut hingg Minggu, 25 Juli 2021, belum bisa dipastikan.
Menaker, Ida hingga Kamis, 22 Juli 2021, belum menyampaikan waktu tepat untuk penyaluran
BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan .
Tegas dia, pencairan BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan akan diatur dalam Peraturan Menteri
Ketenagakerjaan (Permenaker) berdasarkan Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa
Subsidi Upah/Upah Bagi Pekerja Buruh Dalam Penanganan Dampak Covid-19 dan PPKM Tahun
2021.
5. Kriteria pekerja/buruh penerima BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan Menaker, Ida menjelaskan,
kriteria pekerja atau buruh yang nantinya mendapat BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan .
Di antaranya adalah: - Warga Negara Indonesia (WNI); - Pekerja/buruh penerima upah.
Pekerja/buruh calon penerima BSU berada di Zona PPKM IV sesuai dengan Instruksi Menteri
Dalam Negeri No.20 Tahun 2021 jo Nomor 23 Tahun 2021; - Terdaftar sebagai peserta jaminan
sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan.
- Pekerja/buruh dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta per bulan.
- Pekerja yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah dibawah
Rp 3,5 juta, sesuai upah terakhir yang dilaporkan Pemberi Kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan;
- Pekerja/buruh pada sektor yang terdampak PPKM antara lain industri barang konsumsi,
perdagangan dan jasa (kecuali jasa Pendidikan dan Kesehatan), transportasi, aneka industri,
properti dan real estate.***.
556

