Page 559 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 559
Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker ) Ida Fauziyah menjelaskan tujuan dikeluarkan BSU untuk
mencegah pengusaha melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan pekerjanya.
"Selain itu, (juga) untuk membantu pekerja yang dirumahkan atau berkurang gaji karena
pembatasan jam kerja," ujar Ida dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu
(24/7/2021).
Saat ini, lanjut Ida, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenker) sedang dalam proses penyusunan
peraturan menteri ketenagakerjaan (Permenaker) untuk pelaksanaan BSU. Koordinasi dengan
semua pihak terkait juga terus dimatangkan.
"Pemberian BSU diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan
pekerja atau buruh," katanya.
Ida menerangkan bahwa pemerintah akan pula memprioritaskan Kartu Prakerja bagi korban
PHK. Selain itu, Kemenaker juga telah melangsungkan program reguler perluasan kesempatan
kerja yang dapat membantu masyarakat di masa pandemi Covid-19 .
Program tersebut berupa program padat karya untuk 45.000 orang dan tenaga kerja mandiri
melalui wirausaha produktif untuk 100.000 orang.
Sebagai informasi, sebelumnya, pemerintah telah memberikan sejumlah dukungan untuk dunia
usaha.
Dukungan itu mulai dari percepatan vaksinasi pekerja atau buruh di sektor esensial,
memperpanjang berbagai stimulus yang telah diberikan, hingga memberikan bantuan produktif
untuk usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ).
"Pemerintah sudah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk kepada pengusaha untuk
mengatasi dampak Covid-19 agar perekonomian masyarakat bergerak seiring dengan pemulihan
ekonomi nasional," kata Ida.
Melalui berbagai dukungan tersebut, Ida berharap pengusaha terus melakukan dialog secara
bipartit dengan pekerja atau buruhnya untuk mencari solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak.
Dengan demikian, keberlangsungan usaha pengusaha dapat terjaga dengan tetap
memperhatikan keberlangsungan hidup pekerjanya, khususnya pada masa pandemi.
"Saya yakin dan percaya apabila pengusaha dan pekerja saling terbuka dan berdialog mengenai
masalah yang sedang dihadapi maka akan mendapatkan solusi dan jalan keluar yang dapat
diterima oleh kedua belah pihak," ujar Ida.
.
558

