Page 205 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2021
P. 205
SUDAH 120 PELAMAR MAGANG KERJA
Sejak dibuka mulai 4 Juni lalu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, telah
menerima sebanyak 120 orang calon peserta magang kerja ke Jepang. Di mana kuota pendaftar
magang tersebut dibatasi sebanyak 150 orang.
Kepala Disnakertrans Riau, Jonli, mengatakan, pihaknya masih menerima calon peserta magang
ke Jepang hingga tanggal 4 Juli 2021. Dengan demikian, maka kuota magang ke Jepang tinggal
menyisakan 30 orang lagi.
"Sampai saat ini sudah 120 peserta yang mendaftar. Ini kesempatan bagi generasi muda Riau
untuk mendapatkan ilmu dan mendapat kesempatan kerja setelah pulang dari luar negeri.
Apalagi tahun ini merupakan tahun pertama bagi Riau, setelah sebelumnya mendapatkan
penalti," kata Jonli.
Lebih lanjut dikatakannya, penalti yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Riau, setelah
lima tahun yang lalu Riau mengirimkan peserta magang keluar negri. Namun ditengah jalan
banyak dari peserta yang mundur dan pulang ke Indonesia, dengan alasan tidak mampu dan
tidak tahan berlama-lama di luar negeri.
"Di Riau ini pernah ada pengiriman anak magang keluar negeri, namun karena tidak mengikuti
ketentuan belum sampai masa habis kontrak sudah pulang. Akhirnya kena penalti dan Riau tidak
bisa ikut lagi, ini baru tahun pertama dimulai lagi. Kalau magang kerja di luar negeri itukan bisa
tiga sampai lima tahun," ujar Jonli.
Bagi calon peserta magang ke Jepang, Jonli meminta agar peserta menyiapkan seluruh
administrasi yang lengkap. Pasalnya, Disnakertrans Riau hanya menyaring dan menerima
pendaftaran. Selanjutnya untuk penetapan peserta yang terpilih ditentukan oleh Kemenaker.
"Kami hanya menerima pendaftaran dan menyaringnya, selanjutnya yang sudah terdaftar kami
laporkan ke pusat, disaring secara administrasi sesuai dengan yang diumumkan di brosur yang
telah disebar," sebutnya.
Adapun beberapa syarat yang harus dipenuhi pendaftar yakni Warga Negara Indonesia (WNI)
laki-laki minimal lulusan SLTA/ SMK/D3/S1 semua jurusan. Khusus untuk WNI perempuan,
lulusan SMA/Keperawatan/Kes-ehatan. Umur minimal 19,5 tahun dan maksimal 28 tahun.
Mendapatkan surat izin dari orang tua.
"Untuk persyaratan administrasi yakni KTP Provinsi Riau minimal dua tahun domisili. Kartu
Keluarga, SKCK, Kartu Kuning, Ijazah SD sampai terakhir. Persyaratan dapat diantar langsung
ke kantor Disnakertrans Riau di Jalan Pepaya Pekanbaru," sebutnya.
Sementara untuk kesiapan fisik diantaranya yakni tidak ada cacat, tinggi minimal 160 cm, tidak
bertato atau bekas tindik, tidak patah tulang atau bekas patah tulang, tidak tuli, tidak hernia,
tidak memiliki penyakit kulit.
"Tidak buta warna, tidak berkacamata, tidak bergigi palsu. Untuk berkas kelengkapan bisa
diantar secara langsung atau di upload secara online di bit. lyseleksimagang-jepangriau2021,"
jelasnya, (sol)
204

