Page 77 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MARET 2021
P. 77
BPJAMSOSTEK SURAKARTA BERKOMITMEN PRIORITASKAN PELAYANAN PEKERJA
Solo - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Surakarta
berkomitmen memprioritaskan pelayanan pekerja baik dari sektor formal maupun informal.
"Kami mendukung kebijakan kantor pusat dan siap menjawab tantangan direksi untuk
menjalankan lima prioritas yang tujuannya memberikan perlindungan dan pelayanan prima
kepada para pekerja baik dari sektor formal maupun informal," kata Kepala BPJS
Ketenagakerjaan Cabang Surakarta Hasan Fahmi di Solo, Rabu.
Ia mengatakan lima prioritas tersebut adalah kemudahan daftar dan bayar iuran BPJAMSOSTEK,
implementasi pelaksanaan program jaminan kehilangan pekerjaan (JKP), utilisasi aplikasi digital
Jamsostek Mobile (J-Mo), penguatan infrastruktur yaitu IT, SDM, dan "cost competitiveness",
serta peningkatan kualitas dan integrasi data.
Mengenai kinerja BPJAMSOSTEK Cabang Surakarta, dikatakannya, sepanjang 2020 total
santunan yang dibayarkan untuk program jaminan hari tua (JHT) sebanyak 27.987 peserta
dengan total pembayaran Rp322.897.000.000.
Selain itu, dikatakannya, untuk program jaminan kecelakaan kerja (JKK) sebanyak 6.673 kasus
dengan total pembayaran Rp21.786.902.591, program jaminan kematian (JKM) sebanyak 451
peserta dengan total pembayaran Rp18.427.000.000, dan program jaminan pensiun (JP)
sebanyak 5.158 peserta dengan total pembayaran Rp4.920.000.000.
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan siap melaksanakan amanah
Presiden, dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dengan tata kelola yang baik,
dan tetap mengedepankan inovasi untuk menghadapi tantangan implementasi jaminan sosial
ketenagakerjaan.
"Secara umum dan berdasarkan ISSA (Asosiasi Jaminan Sosial Sedunia), ada empat tantangan
utama yang siap kami hadapi ke depan, yaitu perlindungan bagi seluruh tenaga kerja di
Indonesia, perlindungan pada pasar tenaga kerja di era industri 4.0, peningkatan manfaat,
kemudahan dan kecepatan layanan, serta selanjutnya peningkatan IT Agility," katanya.
Dari sisi kepesertaan, BPJAMSOSTEK akan fokus memberikan dan memastikan kemudahan
pendaftaran dan pembayaran bagi peserta.
Selain itu, tahun ini pihaknya juga akan fokus pada implementasi program baru yakni JKP.
"Dari sisi layanan, kami akan 'rebranding' layanan 'mobile' dan mengembangkan layanan 'fully
digital' yang memanfaatkan teknologi biometrik. Kami juga sangat 'concern' dengan data dan
kolaborasi. Dalam hal ini, kami akan meningkatkan kualitas data dan membuka ruang untuk
integrasi dengan program JKN," katanya.
76

