Page 326 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 326

CUTI BERSAMA NATAL 2021 DITIADAKAN

              Pemerintah memutuskan untuk mengganti dua hari libur nasional dan meniadakan cuti bersama
              Natal 2021. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)
              Muhadjir Efendy mengatakan, keputusan tersebut dilakukan mengingat kondisi Covid-19 yang
              belum membaik.

              "Pemerintah memutuskan untuk mengubah dua hari libur nasional dan meniadakan satu hari
              libur cuti bersama," kata Muhadjir dalam-konferensi pers secara virtual, Jumat (18/6).

              Libur nasional yang diganti adalah libur Tahun Baru Islam 1443 Hijriah dari semula Selasa 10
              Agustus 2021 digeser satu hari menjadi Rabu 11 Agustus 2021.

              Kemudian, libur Maulid Nabi Muhammad SAW yang semula Selasa 19 Oktober 2021 menjadi
              Rabu 20 Oktober 2021. "Untuk libur cuti bersama Natal 2021 pada 24- Desember, ditiadakan,"
              kata Muhadjir.

              Ia mengatakan, keputus-an tersebut juga berdasarkan arahan Presiden Jokowi yang meminta
              adanya peninjauan ulang terhadap hari libur nasional dan cuti bersama yang sudah tercantum
              dalam surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri.

              SKB  tiga  menteri  tersebut  adalah  Menteri  Ketenagakerjaan,  Menteri  Agama,  serta  Menteri
              Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

              Cuti ASN ditiadakan

              Sementara itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi, Birokrasi (Menpan-
              RB)  Tjahjo  Kumolo  mengatakan,  hak  cuti  perorangan  untuk  aparatur  sipil  negara  (ASN)
              sementara ditiadakan.

              Hal itu diungkapkan Tjahjo merespons adanya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia usai
              liburan panjang Idul Fitri kemarin. "Kami putuskan bahwa demi kemaslahatan dalam konteks
              pandemi Covid-19 ini bahwa hak cuti ASN itu untuk se-, mentara ditiadakan." kata Tjahjo usai
              rapat tentang cuti bersama, Jumat (18/6).

              Tjahjo menjelaskan, yang dimaksud ditiadakan yakni pada saat ASN ingin mengajukan jadwal
              cuti yang berdempetan dengan akhir pekan dan ljbur nasional.
              Ia pun menegaskan, tidak ada istilah cuti bersama, semua harus konsentrasi untuk kesehatan
              masyarakat di masa pandemi. "Sebagaimana arahan dari Bapak Presiden, arahan Pak Menko
              bahwa semua untuk menjaga kesehatan masyarakat dari pandemi covid yang ada," ujarnya.

              Tjahjo juga mengatakan, Surat  Edaran Menpan-RB Nomor 67 tentang Sistem Kerja Pegawai
              Aparatur Sipil Negara masih berlaku. Sehingga, sampai saat ini tidak ada istilah lockdown untuk
              kawasan pemerintahan karena layanan masyarakat harus tetap jalan.

              'Tapi masing-masing kementerian, lembaga, instansi dan pemda sesuai zona merah di daerah
              sebagaimana  yang  diputuskan  oleh  Satgas  maupun  kepala  daerah  itu  Kementerian  bisa  50
              persen kerja di kantor, kerja di rumah. 75 persen kerja di kantor 25 persen kerja di rumah,"
              ujarnya. (Kompas.com)








                                                           325
   321   322   323   324   325   326   327   328   329   330   331