Page 322 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 322
Pemerintah menggeser libur Tahun Baru Islam yang jatuh pada Selasa 10 Agustus 2021 menjadi
hari Rabu 11 Agustus 2021. Selain itu, pemerintah juga menggeser libur Maulid Nabi Muhammad
SAW yang sedianya hari Selasa 19 Oktober 2021 menjadi hari Rabu 20 Oktober 2021. Adapun
libur cuti bersama Hari Natal 2021 pada tanggal 24 Desember 2021 dihapus.
Muhadjir mengungkapkan pemerintah memutuskan untuk menggeser libur nasional hari raya
keagamaan karena merebaknya kembali penularan Covid-19. Menurut Muhadjir, langkah ini
dilakukan untuk mengantisipasi akibat dari tingginya penularan Covid-19.
"Sesuai arahan bapak presiden untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait
masalah merebaknya penularan dan penyebaran wabah Covid-19 yang sampai sekarang masih
belum bisa dituntaskan secara baik. Maksud saya secara tuntas," ujar Muhadjir, juga dalam
konferensi pers virtual, kemarin.
"Bapak Presiden memberikan arahan agar ada peninjauan ulang terhadap masalah libur dan cuti
bersama yang selama ini susah tercantum di SKB antara KemenPAN-RB, Kemenaker dan
Kemenag." Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad mendukung keputusan pemerintah
menggeser waktu libur hari raya keagamaan ini. "Untuk keamanan tidak apa, karena tidak
menyangkut ibadah mahdhoh," ujar Dadang.
Dadang mengatakan langkah pemerintah menggeser dua hari keagamaan Islam tersebut tidak
akan menjadi persoalan.
"Tidak masalah asal bukan Hari Raya Idulfitri dan Hari Raya Iduladha," ucap Dadang. (tribun
network/fahdi/wly) Headline Tribun Jabar Lainnya PILIHAN TRIBUN JABAR.
321

