Page 334 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 334
kenaikan kasus," kata Sonny dalam diskusi virtual yang disiarkan kanal YouTube BNPB, Kamis
(17/6/2021).
Sonny mengatakan, setiap libur panjang, angka positif Covid-19 juga terus meningkat diikuti
dengan angka kematian.
Hal itu disebabkan masyarakat yang melakukan mobilitas tidak menerapkan protokol kesehatan
ketat.
"Jadi bareng ya, ketika mobilitas naik kepatuhan prokes turun, keduanya itu menjadi salah satu
pemicu utama meningkatnya kasus," ucapnya.
Sonny mendorong Satgas Covid-19 di daerah melakukan upaya lebih keras dalam menegakkan
protokol kesehatan.
Protokol itu di antaranya memakai masker, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan
dengan sabun.
Hapus cuti bersama Natal dan geser hari libur nasional Satu hari usai Sonny mengemukakan
usulan peniadaan libur panjang oleh Satgas Covid-19, pemerintah muncul dengan keputusan
baru.
Keputusan itu adalah mengganti dua hari libur nasional dan meniadakan cuti bersama Natal
2021.
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, keputusan itu dilakukan karena kondisi Covid-19 yang
belum membaik.
"Pemerintah memutuskan untuk mengubah dua hari libur nasional dan meniadakan satu hari
libur cuti bersama," kata Muhadjir dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (18/6/2021).
Adapun libur nasional yang digeser adalah libur Tahun Baru Islam 1443 Hijriah dari semula Selasa
10 Agustus 2021 menjadi Rabu 11 Agustus 2021.
Kemudian, libur Maulid Nabi Muhammad SAW yang semula Selasa 19 Oktober menjadi 20
Oktober 2021.
"Untuk libur cuti bersama Natal 2021 pada 24 Desember ditiadakan," ucapnya.
Tambah Muhadjir, keputusan itu berdasarkan arahan Presiden Jokowi yang meminta peninjauan
ulang terhadap hari libur nasional dan cuti bersama yang sudah tercantum dalam surat
keputusan bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Agama, dan
Menpan-RB.
Peniadaan hak cuti perorangan ASN Upaya pemerintah untuk mewujudkan peniadaan libur
panjang tampaknya semakin serius. Hal ini terlihat dari keputusan Menpan-RB yang mengatakan,
hak cuti perorangan untuk ASN sementara ditiadakan.
Hal itu diungkapkannya usai rapat tentang cuti bersama, Jumat. Ia mengatakan, hal ini ditempuh
pemerintah guna merespons adanya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia usai liburan
panjang Idul Fitri.
"Tetapi kami putuskan bahwa demi kemaslahatan dalam konteks pandemi Covid-19 ini bahwa
hak cuti ASN itu untuk sementara ditiadakan," kata Tjahjo usai rapat tentang cuti bersama,
Jumat (18/6/2021).
333

