Page 338 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 338
Judul 12 Orang PMI Asal Sampang Dinyatakan Covid-19
Nama Media beritajatim.com
Newstrend PMI Positif COVID-19
Halaman/URL https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/12-orang-pmi-asal-
sampang-dinyatakan-covid-19/
Jurnalis Zamachsari
Tanggal 2021-06-19 07:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Sebanyak 12 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang dinyatakan positif
Covid-19. Hal itu diketahui saat tim penjemputan mendata ke tempat transit di Asrama Haji
Sukolilo, Surabaya. Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Agus Mulyadi melalui Kepala
Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, dr. Yuliono menyatakankan
bahwa ada 12 orang PMI asal Sampang yang terpapar Covid-19 setelah mereka menjalani Uji
Swab Antigen di tempat transit pemulangan di asrama haji.
12 ORANG PMI ASAL SAMPANG DINYATAKAN COVID-19
Sampang - Sebanyak 12 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang
dinyatakan positif Covid-19. Hal itu diketahui saat tim penjemputan mendata ke tempat transit
di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Agus Mulyadi melalui Kepala Bidang (Kabid)
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, dr. Yuliono menyatakankan bahwa ada 12
orang PMI asal Sampang yang terpapar Covid-19 setelah mereka menjalani Uji Swab Antigen di
tempat transit pemulangan di asrama haji.
"Informasi terakhir yang saya terima, kemarin 12 orang. Itu perkembangan terakhir ya, seingat
saya segitu," terangnya, Sabtu (19/6/2021). Disinggung terkait daerah asal PMI Sampang dan
tempat isolasi PMI yang terpapar Covid-19, Yuliono tidak menjelaskan.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja Dan
Pengembangan DPMPTSP Dan Naker Sampang, Agus sumarso menjelaskan, terhitung dari 30
April 2021 hingga sekarang saat ini, jumlah PMI asal Kabupaten Sampang yang sudah dijemput
berjumlah 1980 orang. Rata-rata berasal dari Kecamatan Sokobanah.
"Yang kita jemput itu sudah dinyatakan negatif Covid-19. Sementara yang positif merupakan
kewenangan Dinkes Provinsi Jatim. Untuk data pribadi yang terpapar itu sangat dirahasiakan,
karena khawatir takut dikucilkan warga setempat," tandasnya. [sar/but].
337

