Page 401 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 401
"Pemerintah memutuskan mengubah dua hari libur nasional dan meniadakan satu hari libur cuti
bersama," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko
PMK) Muhadjir Effendy usai memimpin Rapat Tingkat Menteri tentang Peninjauan Kembali SKB
Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jumat (18/6/2021).
Hari libur nasional yang diubah yakni Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, yang mulanya jatuh pada
10 Agustus menjadi 11 Agustus. Kemudian Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 19
Oktober diubah menjadi 20 Oktober. Untuk cuti bersama Hari Raya Natal pada 24 Desember
dicabut.
Dijelaskan bahwa perubahan dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk
mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akibat merebaknya penularan Covid-19 yang
sampai kini masih belum tuntas. Presiden memberikan arahan agar ada peninjauan ulang
terhadap hari libur dan cuti bersama yang selama ini tercantum dalam SKB Hari Libur Nasional
dan Cuti Bersama Tahun 2021.
Lebih rinci, ketetapan tersebut tertuang dalam SKB Menteri Agama (Menag), Menteri
Ketenagakerjaan (Menaker), dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi (PANRB) No. 712/2021, No. 1/2021, No. 3/2021 tentang Perubahan Kedua Atas
Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB No. 642/2020, No. 4/2020, No. 4/2020
Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021.
Perubahan hari libur nasional dan cuti bersama merupakan upaya pemerintah untuk menekan
laju mobilitas masyarakat di Indonesia mengingat angka kasus Covid-19 yang kian meningkat.
Selain itu, diharapkan pergeseran hari libur nasional akan mencegah adanya libur panjang yang
selama ini cenderung menimbulkan kenaikan angka kasus Covid-19.
Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengakui bahwa cuti merupakan hak setiap Aparatur Sipil Negara
(ASN). Namun dalam kondisi pandemi, cuti yang berdekatan dengan hari libur nasional
ditiadakan. Ia meminta agar ASN tidak memanfaatkan untuk mengambil cuti pada hari kerja
yang terjepit diantara hari libur.
"ASN sesuai ketentuan mempunyai hak cuti perorangan, tapi kami putuskan demi kemaslahatan
dalam konteks pandemi, bahwa hak cuti ASN itu untuk sementara ditiadakan. Ditiadakan
dimaksudkan untuk cuti yang berdekatan dengan hari libur maupun cuti bersama," tegasnya.
ASN dapat mengajukan cuti namun Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing instansi
tetap selektif dalam memberikan izin. "Cari cuti hari lain, semua konsentrasi untuk kesehatan
masyarakat dan menjaga masyarakat dari pandemi Covid-19," imbuh Tjahjo.
Lebih lanjut, hingga kini tidak ada penerapan _lockdown_ atau karantina wilayah untuk instansi
pemerintah agar pelayanan publik bagi masyarakat terus berjalan. Kebijakan yang berlaku saat
ini adalah Surat Edaran Menteri PANRB No. 67/2020. Sistem kerja pemerintah daerah
menyesuaikan data zonasi risiko dan ketentuan Satuan Tugas Covid-19 di wilayahnya. Sementara
kementerian dapat menerapkan pelaksanaan tugas kedinasan dari rumah (WFH) dan kantor
(WFO) dengan persentase 50:50 atau 75:25 sesuai dengan ketentuan dalam SE tersebut.
Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, Menag Yaqut Cholil Qoumas, dan Menaker Ida Fauziyah
menandatangani SKB Perubahan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021 usai
mengikuti rapat tingkat menteri. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Menko PMK
Muhadjir Effendy.
(hen/kun).
400

