Page 587 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 587
Judul Pemerintah Revisi Cuti Bersama 2021, Menag Yaqut: Menjaga dari
Covid-19
Nama Media tempo.co
Newstrend Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021
Halaman/URL https://nasional.tempo.co/read/1474090/pemerintah-revisi-cuti-
bersama-2021-menag-yaqut-menjaga-dari-covid-19
Jurnalis Egi Adyatama
Tanggal 2021-06-18 16:26:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pemerintah telah mempertimbangkan dengan
matang pergeseran hari libur nasional atau perubahan cuti bersama 2021 yang meliputi libur
Idul Adha, libur Maulid Nabi, dan libur Natal 2021. "Pemerintah ini memahami psikologi atau
kejiwaan umat beragama di Indonesia, terutama umat islam. Jadi meski pandemi Covid-19 masih
ada di mana-mana, belum hilang secara seluruhnya, tapi hari libur tetap diberikan sebagai
bentuk penghargaan pemerintah terhadap umat beragama," kata Yaqut dalam konferensi pers
daring, Jumat, 18 Juni 2021.
PEMERINTAH REVISI CUTI BERSAMA 2021, MENAG YAQUT: MENJAGA DARI
COVID-19
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pemerintah telah
mempertimbangkan dengan matang pergeseran hari libur nasional atau perubahan cuti bersama
2021 yang meliputi libur Idul Adha, libur Maulid Nabi, dan libur Natal 2021.
"Pemerintah ini memahami psikologi atau kejiwaan umat beragama di Indonesia, terutama umat
islam. Jadi meski pandemi Covid-19 masih ada di mana-mana, belum hilang secara seluruhnya,
tapi hari libur tetap diberikan sebagai bentuk penghargaan pemerintah terhadap umat
beragama," kata Yaqut dalam konferensi pers daring, Jumat, 18 Juni 2021.
Perubahan hari libur nasional mencakup libur tahun baru Islam 1443 H yang jatuh pada Selasa
10 Agustus 2021 diubah menjadi Rabu, 11 Agustus 2021. Sedangkan libur Maulid Nabi Besar
Muhammad SAW pada 19 Oktober 2021, diubah menjadi Rabu, 20 Oktober 2021. Adapun untuk
cuti bersama Natal 2021 pada 24 Desember 2021 ditiadakan.
"Saya kira ini sejalan dengan keinginan kita semua untuk menjaga seluruh masyarakat Indonesia
dari Covid-19. Jadi ikhtiar ini sejalan dengan vaksinasi dan mengampanyekan prokes," kata
Menag Yaqut.
586

