Page 681 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 681
Judul Pecahkan Rekor di Jatim, 1.980 PMI Sampang Dipulangkan dari Negara
Perantauan
Nama Media rri.co.id
Newstrend Pemulangan PMI
Halaman/URL https://rri.co.id/sampang/daerah/1083343/pecahkan-rekor-di-jatim-1-
980-pmi-sampang-dipulangkan-dari-negara-perantauan
Jurnalis Khairul Umam
Tanggal 2021-06-18 12:59:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Sebanyak 1.980 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Madura dipuangkan
ke tanah air. Data itu terhitung sejak tanggal 30 April hingga 17 Juni 2021. Pelaksana Tugas (Plt)
Kabid Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja DPMPTSP dan Naker Sampang Agus
Sumarso menyampaikan, ribuan PMI asal Sampang itu pulang ke kampung halaman karena
kontrak kerja di negeri rantau sudah habis.
PECAHKAN REKOR DI JATIM, 1.980 PMI SAMPANG DIPULANGKAN DARI NEGARA
PERANTAUAN
Sampang : Sebanyak 1.980 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Madura
dipuangkan ke tanah air. Data itu terhitung sejak tanggal 30 April hingga 17 Juni 2021.
Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja DPMPTSP dan Naker
Sampang Agus Sumarso menyampaikan, ribuan PMI asal Sampang itu pulang ke kampung
halaman karena kontrak kerja di negeri rantau sudah habis.
"Apalagi masih pandemi Covid-19 sebagian negara menutup dan melakukan PHK besar-besaran.
Disebutkannya bahwa ribuan TKI tersebut dipulangkan dari negara perantauan yakni Malaysia,
Singapura dan Taiwan," ucapnya Jum'at (18/6/2021).
Disampaikan Agus bahwa jumlah PMI Sampang yang dipulangkan terbanyak se Jawa Timur.
"Sampang pecahkan rekor merupakan terbanyak se Jatim PMI yang pulang dari perantuan,"
katanya Agus menambahkan bahwa ribuan PMI itu dijemput oleh tim Kabupaten di Asrama Haji
Sukolilo Surabaya untuk di antarkan ke daerahnya.
"Setibanya di Kota Bahari, ratusan pekerja migran tersebut dipulangkan ke kampung halamannya
untuk isolasi mandiri dalam mencegah sebaran Covid-19," pungkasnya.
680

