Page 686 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 686

swab  semua  dan  kita  sterilisasi  ruangan,  didisinfectan,"  jelas  Sekretaris  Jenderal  Kemnaker,
              Anwar Sanusi kepada detikcom, Jumat (18/6/2021).


              CORONA DI JAKARTA MAKIN NGERI, PEGAWAI KEMNAKER 25% WFH

              Kasus  Corona  (COVID-19)  di  Jakarta  tengah  melonjak.  Kementerian  Ketenagakerjaan
              (Kemnaker) sendiri telah menerapkan 25% pegawainya untuk bekerja dari rumah atau work
              from home (WFH).
              "Kami masih menerapkan sebagian WFH. Sampai saat ini kisaran 25%. Sesuai kondisi dari unit
              masing-masing. Namun kalau ada satu unit yg terkena, segera kita lakukan swab semua dan
              kita sterilisasi ruangan, didisinfectan," jelas Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi kepada
              detikcom, Jumat (18/6/2021).
              Namun,  Anwar  mengatakan  pihak  Kemnaker  juga  masih  menunggu  arahan  lebih  lanjut  dari
              Kementerian  Pendayagunaan  Aparatur  Negara  dan  Reformasi  Birokrasi  (PAN-RB)  terkait
              kebijakan WFH itu sendiri.

              "Kami sementara menunggu arahan KemenPan dan RB untuk melakukan WFH," katanya.

              Untuk jumlah kasus COVID-19 di Kemnaker, Anwar mengungkap jumlahnya masih terkendali
              dan pihaknya masih terus mengawasi terutama saat ini.

              "Ada dan terus kita pantau, dari jumlah fluktuatif, hingga saat ini masih dalam kendali. Namun
              terus kita awasi, terutama akhir-akhir ini," ujarnya.

              Sementara itu, menanggapi soal pernyataan MenPAN-RB Tjahjo Kumolo yang mengatakan telah
              mendapatkan  banyak  usulan  dari  beberapa  Kementerian/Lembaga  untuk  lockdown,  Anwar
              menegaskan Kemnaker tidak mengusulkan hal tersebut.

              Namun,  pihaknya  mendukung  jika  kebijakan  itu  akan  dilakukan.  "Kami  tidak  mengusulkan,
              namun kalau keputusan kita akan mendukung," katanya.


              Sebagai informasi, Tjahjo Kumolo mengatakan telah mendapatkan banyak usulan dari sejumlah
              Kementerian/Lembaga  khususnya  di  daerah  Jakarta  untuk  lockdown.  Usulan  itu  menyusul
              adanya lonjakan kasus COVID-19.

              "Ada usulan (lockdown) beberapa kementerian, lembaga, instansi karena staf positif di kantor
              meningkat.  Walau  yang  positif  bawaan  dari  luar  (mungkin  keluarga/lingkungan  di  mana
              bergaul)," ujar Tjahjo dikutip dari CNNIndonesia.

              Lebih lanjut Tjahjo menjelaskan untuk saat ini pihaknya menyerahkan keputusan bekerja dari
              rumah kepada pimpinan di masing-masing instansi.
              "Tapi  Kemenpan-RB  untuk  kerja  di  kantor  dan  di  rumah  menyerahkan  semuanya  kepada
              pimpinan K/L melihat situasi dan kondisi yang ada di K/L/Instansi dan Pemda masing-masing.
              Pan-RB menunggu saja apa yg jadi keputusan serta bagaimana ke depan tetapi yg penting ASN
              harus tetap produktif harus tetap sehat," jelasnya.








                                                           685
   681   682   683   684   685   686   687   688   689   690   691